2020-10-18 |  Super Skor

TRIBUNNEWS.COM-Kepemimpinan Manchester City ke Liverpool adalah tradisi “Guardian of Honor” atau tuan rumah memberikan penghormatan kepada tim tamu.

Rasa hormat Manchester City kepada Liverpool dan kesuksesan tim undangan tidak terlepas dari menjuarai Liga Inggris pada musim 2019-20. — Namun, Manchester City sejatinya adalah sumpah serapah bagi netizen, karena saat Liverpool menjadi tuan rumah laga ke-32 Liga Inggris 2019-2020, mereka dianggap ogah memberikan guard of honour.

Baca: Liverpool Cukur 4-0, Pep Guardiola Minta Manchester City Beli Juara Musim Depan

WIB di Stadion Etihad, Kamis (2/7/2020) atau Jumat ( Etihad Stadium) menjabat sebagai tuan rumah, dan duel tersebut dimenangkan oleh warga dengan skor luar biasa 4-0.

Sebelum kick-off, para pemain City memberikan penghormatan kepada Honor Guard sebagai bentuk penghormatan kepada rekan satu tim yang baru saja memenangkan kejuaraan liga. Semua orang berbaris dan bertepuk tangan untuk menyambut para pemain Liverpool.

Sebelum semua pemain Tentara Merah memasuki lapangan, beberapa pemain kota ditangkap dan berhenti bertepuk tangan.

Momen ini memicu kemarahan para pengguna internet, beberapa di antaranya adalah suporter Liverpool.

Pemain City dianggap tidak memiliki rasa hormat. Gol Liverpool dari Manchester City untuk Jurgen Klopp-Kevin de Bruyne, Raheem Sterling, Phil Foden dan Alex Oxrad Chan Gol Berland memungkinkan Manchester City memenangkan pertandingan. Liverpool menjadi pemimpin di kategori ini dengan 20 poin.

Dengan lima partai tersisa, Manchester City tidak akan bisa terus kekurangan poin.

Tinggalkan Balasan