2020-08-23 |  Super Skor

Reporter Tribunnews.com Abdul Majid (Abdul Majid) lapor-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-CEO PT LIB Akhmad Hadian Lukita terus mendorong semua klub Liga 1 untuk kembali ke Ligue 1 pada Oktober mendatang.

Seperti yang kita semua tahu, di masa lalu, selama pandemi Covid-19, beberapa klub berbeda dari liga bergulir. Hanya saja Persebaya masih mempertahankan posisinya, saya tidak ingin berpartisipasi lagi.

Pasalnya, implementasi kesepakatan sanitasi masih belum jelas, sejauh ini Persebaya dan Barito Putera belum memilih pelabuhan asalnya di Liga 1 2020. Adalah penalti bagi klub yang gagal melakukannya, sehingga peserta akan didiskualifikasi di Ligue 3 karena membayar Rp 1,5 miliar (tidak mengancam tim), namun mengundang tim Ligue 1 untuk kembali mengikuti pertandingan. Mendorong Indonesia untuk berpartisipasi dalam pandemi Covid-19.

“Masalahnya bukan (sanksi), semangat kita ada di partisipasinya masing-masing sehingga klub-klub ini menyemangati Indonesia, jadi dengan adanya kesepakatan sepak bola dan kesehatan kita sangat senang bisa ikut dalam kelahiran kembali, jadi jangan sampai sepakbola “Meninggal”, kata Hadian Lukita, Jumat (14 Agustus 2020).

“Sebenarnya sejak sepakbola sudah menjadi pionir, kami dipimpin oleh kelompok kerja Covid-19. Dalam hal ini, mungkin kami juga akan mengembangkan olahraga yang bertentangan dengan perjanjian kesehatan dan menggunakannya. Saya punya topeng, jadi setiap pertandingan Gamenya bisa bikin slogan seperti ini, “

Baca: Persija Jakarta Perkenalkan Jersey Fantasi Republik Indonesia Edisi Hari Kemerdekaan

” Maksud kita semua, begitu jelasnya. “Liga 1 dan Nomor 1 2Liga akan dimulai pada bulan Oktober. Di tengah pandemi Covid-19, banyak regulasi baru yang akan diberlakukan satu persatu. “Itu sudah diterapkan, salah satunya adalah penerapan protokol kesehatan, dan tidak akan ada penurunan peringkat untuk game tanpa penonton.

Tinggalkan Balasan