2020-08-23 |  Super Skor

TRIBUNNEWS.COM-Berdasarkan pemberitaan, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) meminta bantuan pemerintah untuk membantu Liga Italia mengatasi krisis finansial.

Karena meluasnya pandemi korona, berakhirnya liga Italia dapat memengaruhi situasi keuangan klub dan bahkan dapat memicu krisis keuangan.

Seperti kita ketahui bersama, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa virus corona yang saat ini beredar bisa digolongkan sebagai pandemi global. Kini China telah merambah ke berbagai bidang, termasuk dunia olahraga di berbagai bidang. Dunia, khususnya Liga Italia, telah ditangguhkan hingga batas waktu yang tak terbatas.

Baca: Joaquin Correa mengungkapkan bagaimana pelatih Lazio membangun hubungan dekat dengan pemain selama pandemi corona

Baca: Setelah Lazio, Napoli ( Napoli) menunda pelatihan pandemi selama korona-Italia adalah salah satu negara terburuk di Eropa, di mana orang-orang terinfeksi Covid-19, menyebabkan lebih dari 7.000 kematian. terlambat.

Situasi ini menyebabkan FIGC berkumpul dan meminta pemerintah untuk mencari solusi agar persaingan Liga Italia tidak terjadi pada saat krisis finansial. Sebuah proposal yang berisi langkah-langkah untuk menyelamatkan sepakbola dari krisis finansial.

FIGC menekankan semua pertandingan terbesar di Eropa, terutama penangguhan liga Italia, yang mungkin berdampak pada pendapatan pemain.

Menurut laporan surat kabar Italia, FIGC telah mengatur pertemuan dengan pemerintah untuk membuat rekomendasinya.

Proposal berisi serangkaian persyaratan untuk keuntungan finansial pemain yang penghasilannya tidak melebihi 50.000 Euro. Setiap tahun, kebanyakan pemain Serie A dan Serie A.

Baca: Penerjemah berbicara tentang tanggapan Lazio atas komentar pahit Presiden Massimo Cellino Brescia

Tinggalkan Balasan