2020-08-12 |  Super Skor

Reporter Tribunnews.com Abdul Majid (Abdul Majid) lapor-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Jabatan agen PSSI yang saat ini dijabat oleh Yunus Nusi dinilai melanggar Statuta. . Di akun YouTube-nya, judulnya adalah “ PSSI melanggar status mempertahankan sekretaris jenderal akting ”.

Dalam film pendeknya, pria yang menyebut dirinya Bung Towel menjelaskan bahwa sebagian PSSI menyalahi aturan.

Baca: Pedoman Umum PSSI Tidak Mempedulikan Posisi Sekretaris Jenderal: Sekarang Pikirkan Piala Dunia Pertama

“Dalam Pasal 61, ayat 4 Konstitusi PSSI, disebutkan bahwa Sekretaris Jenderal tidak boleh menjadi anggota Kongres. Perwakilan, atau Sekjen tidak bisa menjadi anggota lembaga. PSSI “Kata Bung Towel …”. Artinya, keputusan PSSI untuk mengangkat Yunus Nusi sebagai Plt Sekjen adalah tindakan ilegal karena Yunus Nusi adalah Exco. Member, Exco adalah agensi PSSI Yunus Nusi (Yunus Nusi) adalah Ketua Asprov Kalimantan Timur (East Kalimantan Asprov), dalam hal ini Ketua Delegasi Kongres AS. – — Berdasarkan hasil evaluasi, PSSI mengklaim melalui Media Leader PSSI Eco Rahmawanto bahwa PSSI tidak menyalahi aturan bahwa Yunus Nusi diangkat sebagai Plt Sekjen PSSI.

Baca: Performa bagus, Yunus Nusi (Yunus Nusi) ) Apakah masih ada peluang menjadi sekretaris tetap PSSI?

“Posisi Pak Yunus Nusi sebagai sekretaris interim dan pengurus pelaksana jelas melanggar hukum. FIFA dan AFC juga telah memberikan dukungan dan tidak khawatir. Sekjen mengatakan: “Kata Eko, pejabat PSSI mengutip pernyataan ini pada Sabtu (8 Januari 2020).” “Kalau terlambat Pak Yunus akan dikukuhkan sebagai Sekjen PSSI, pasti pengunduran diri anggota Exco. PSSI. Saat ini Plt Sekjen terus menjaga komunikasi yang baik dengan FIFA dan AFC, ”lanjutnya.

Eco menjelaskan bahwa Joko Driyono juga menjamin jabatan Sekretaris Jenderal oleh Komite Eksekutif pada 2017.

Saat itu, Joko Driyono menjabat sebagai wakil ketua PSSI dan penjabat sekretaris jenderal PSSI selama empat bulan hingga sekjen terpilih.

Tinggalkan Balasan