2020-07-08 |  Super Skor

TRIBUNNEWS.COM-PSIS Semarang telah mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mencegah penyebaran coronavirus dengan memecat tim dan karyawan PT Mahesa Jenar.

Respon terhadap sementara ditangguhkan dan penyebaran Virus Corona Liga 1 Indonesia menjadi semakin populer, dan PSIS Semarang akhirnya memutuskan untuk menutup tim.

Bahkan jika PSIS memimpin kamp pelatihan pada hari Kamis (19/03/2020) hanya empat hari setelah ditutup, ia melakukannya. Ditunda pada tahun 2020 karena virus korona, General Motors PSIS Semarang mengeluh tentang ekspansi anggaran-Membaca: Peach Kediri tidak pernah menang di Ligue 1 Pada tahun 2020, Faris Aditama bertekad untuk memenangkan tiga angka – memecat tiga tim. Keputusan itu dijelaskan oleh manajer tim Imanuel Anton Nikijuluw.

“Ya, sebagai hasil dari pertemuan antara manajemen, pejabat dan semua peserta hari ini, tim akan ditutup,” menurut Jawa Tengah. Senin (23/03/2020), pacuan. Bahkan jika ditutup, pemain masih akan diundang untuk melatih dan bahkan mempertahankan berat badan mereka sampai mereka berdiri. Berlatih dengan tim. Dia menambahkan: “Jadi, mulai hari ini, latihan akan ditutup dalam dua minggu ke depan. Pemain yang menjalani program pelatihan harus menjaga kondisi fisik mereka, termasuk berat badan mereka.”

Meskipun general manager Pah Wahyu’Liluk’Winarto Telah diputuskan untuk memberhentikan para pemain pada virus korona dan arahan PSSI.

Baca: Perpanjangan waktu Ligue 1 pada tahun 2020, Robert Alberts sedang menunggu informasi, Persib Bandung sedang mempersiapkan uji coba

Baca: Dedi Kusnandar mengomentari akhir kompetisi Ligue 1: Kesehatan pertama

“Kami Telah diputuskan untuk mengevakuasi para pemain selama dua minggu “-Jelsa Wahyu di situs resmi Liga Indonesia mengatakan:” Keputusan ini terkait dengan prevalensi corona dan juga prihatin dengan penskorsan PSSI terhadap Ligue 1 Pengumuman.”

Tinggalkan Balasan