2020-07-30 |  Super Skor

TRIBUNNEWS.COM – Pemain sayap United United Mohamed Rahmat (M Rahmat) memimpin bulan Ramadhan 1441H di kota kelahirannya di Makassar. -Tetapi pada kenyataannya, ide puasa di Bali tidak cocok dengan rencana Tridat pribadi (Bali Union). Membaca dari Bali: Bali United menyumbangkan 20.000 masker non-medis untuk Corona, Corona

Baca: Federasi Bali membantu memerangi virus Covid-19

Covid-19 (corona virus) pandemi Itu sudah mulai menyebar di seluruh negeri memaksa Serdadu Tridatu (nama panggilan Bali United) untuk kembali ke kota masing-masing, termasuk Bpk. Rahmat.

“Saya pikir saya akan berpuasa di tempat baru tahun ini, tetapi jelas saya kembali ke Makassar dan berpuasa bersama keluarga saya,” kata Pak Rahmat, seperti dikutip oleh Tribunnews.com di situs resmi Bali United Seperti itu. Grace masih menambahkan koneksi dengan pemain dan klub pada menu, tetapi ini berbeda dari tahun ini-karena permainan ditunda hingga 29 Mei, para pemain akhirnya memutuskan untuk membawa mereka pulang.

Kondisi ini menghasilkan nuansa yang berbeda, termasuk menghormati kewajiban Ramadhan bulan Ramadhan.

“Jelas, suasana tahun ini berbeda dari periode puasa tahun sebelumnya.” -Pemain yang membela PSM Makassar mengatakan: “Semua seri pemujaan dilakukan di rumah.”

Tinggalkan Balasan