2020-07-27 |  Super Skor

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Persib Bandung mengikuti keputusan PSSI untuk membayar pemain 25% dari upah mereka untuk mengakhiri dampak Ligue 1 pada tahun 2020.

Kita tahu itu karena virus korona (Covid-19). Seimbangkan neraca klub, klub tidak membebankan pendapatan tiket atau hak siar pertandingan.

PSSI juga menindak peserta Ligue 1 dan Ligue 2 untuk dapat membayar gaji tertinggi kepada para pemain untuk 25% dari kontrak yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Tetapi beberapa klub memutuskan untuk membayar pemain yang gajinya kurang dari 25%.

Persita Tangerang telah mengkonfirmasi bahwa pemain mereka hanya akan menerima 10% dari kompensasi.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengatakan bahwa memberi pemain 10% dari gajinya terlalu kecil.

“Jika 10%, berarti itu tidak mengikuti aturan, jika 10%, itu tidak manusiawi. Ini juga keputusan PSSI, itu harus 25%. 100%, jadi ikuti. Umuh pada hari Rabu ( (8 Maret 2020) mengatakan di telepon: “Saya tidak tahu apakah hanya satu atau dua bulan dan situasinya akan membaik. “- Satu kekhawatiran adalah bahwa pemain tidak puas dan memilih untuk meninggalkan Persib.

Tinggalkan Balasan