2020-07-26 |  Super Skor

TRIBUNNEWS.COM-Kiper Jaharta (Persija Jakarta) Shahar Ginanjar berbicara tentang karir olahraganya.

Ternyata sebelum menjadi pemain sepakbola profesional, pemain Purwakarta bisa menikmati berbagai olahraga.

Sejak sekolah menengah (perguruan tinggi), Shahar Ginanjar telah menghabiskan beberapa waktu di dunia olahraga, membuktikan bahwa dia berjuang untuk pergi ke sekolah tinggi dalam bola basket.

Dengan keunggulan dalam skala, dia mendukung hobinya yang telah dia perjuangkan selama hampir enam tahun.

Baca: Persik Kediri mendukung energi terbarukan Ligue 1 2020, membutuhkan subsidi $ 1,5 miliar dan membersihkan pemain asing

Baca: Emas Jandia Eka Putra Bertahun-tahun, membawa Semen Padang yang mengesankan di Piala AFC

“Saya bermain basket. Ketika saya masih di sekolah menengah, saya secara teratur selama hampir enam tahun. Selain itu, tinggi badan saya juga didukung , “kata pemain yang mengutip angka 88 di situs resmi Pesja Jakarta.

Selain basket, Shahar juga sempat cipi bulutangkis. Dalam ceritanya, Shahar memasuki sekolah bulu tangkis di kota asalnya, Purwakarta.

Namun, mantan kiper PSM Makassar tidak melihat masa depan cerah dunia bulutangkis di kota kelahirannya.

Karena itu, ia mengejar dunia sepakbola dengan sangat serius.

Baca: Etiket khusus sebelum pertandingan, pemain berbakat Pe rsija telah mencari kepercayaan orang tuanya

Baca: Persija Pemain perkasa bergabung dengan Persiba Balikpapan Datang untuk menjawab pidato tetangga

“Pada awalnya, saya sangat tertarik pada bulu tangkis, dan pada Pohuata,” kata Shahar.

Tinggalkan Balasan