2020-07-08 |  Super Skor

TribunnewsBogor.com melaporkan bahwa reporter kami Yudistira Wanne

TRIBUNNEWS.COM, SUKABUMI-2020 Kompetisi Ligue 1 dan 2 masih force majeure, PSSI telah ditetapkan sebagai force majeure sejak 27 Maret. Ligue 1 dan 2020 ditinjau berdasarkan keadaan darurat Covid-19 (yang dijadwalkan 29 Mei dan langsung ditentukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)). Pada tanggal 29 Mei, pada tahun 1973 Direktur Sumber Daya Manusia Persikabo Esti Puji Lestari meminta Federasi Sepakbola Indonesia dan penyelenggara pertandingan untuk mulai menyiapkan berbagai opsi.

Dia berkata: “PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), kita harus segera memastikan bahwa rencana itu akan dilaksanakan, tujuannya adalah agar kita dapat melakukan yang lebih baik.”). Selain itu, Esti (Esti) Terungkap bahwa penyebaran epidemi Covid-19 di Indonesia masih sangat cepat.

Menurutnya, perlu untuk merumuskan rencana kesehatan yang ketat dan ketat, dan memperhitungkan beberapa aspek lain, yaitu keselamatan tambahan.

“Saya pribadi percaya bahwa selama saya mematuhi perjanjian kesehatan, saya yakin hasilnya akan sangat baik. Tetapi itu harus disesuaikan dengan penerapan PSBB, yang masih belum begitu efektif”, jelasnya.

Meskipun demikian, Estie akan terus mengikuti hasil perjanjian, yang akan dikoordinasikan dan dibahas oleh manajemen tim berjuluk Laskar Padjajaran.

“Jika dalam hal persiapan klub, saya menghormati manajemen klub yang ingin mengulang permainan. Tentu saja, kami masih mendiskusikan dan berkoordinasi,” katanya.

Tinggalkan Balasan