2020-07-23 |  Super Skor

Reporter Ndaru Wijayanto dari TribunJatim.com.

Surabaya, TRIBUNNEWS.COM-Wisma Persebaya atau Karanggayam chaos telah menjadi salah satu peninggalan bersejarah perjalanan Persebaya Surabaya. Misalnya, Eri Irianto (Eri Irianto), yang namanya akhirnya terdaftar sebagai nama lain dari Karanggayam mes, yaitu hotel Eri Irianto (Eri Irianto). Sekarang, pada 10 November, bangunan di belakang Stadion Gelora di daerah Tambaksari telah menjadi subjek proses hukum antara Persebaya dan Pemerintah Kota Surabaya. — Selain sengketa lama tentang kepemilikan Mess Karanggayam, menarik bahwa pemain sayap Persebaya Irfan Jaya merasa seperti tinggal di sana.

Membaca: Meninjau kekuatan Persib Bandung: Struktur kuat dari dua Menara Kembar sebelumnya memenangkan 2 kemenangan

Membaca: Persebaya vs Persipura: Aji Santoso membuka peluang rotasi, akankah para pemain muda yang berbakat bertahan?

Pemain Bantaeng Sulawesi Selatan memperkuat Persebaya ketika Ligue 2 dimulai. Pada 2017 “ada banyak sejarah yang kacau. Ada banyak pemain legendaris di sana. Saya hanya punya 20 hari di sana,” kata Irfan Jaya, Rabu (3/11/2020).

Irfan Jaya tidak merasakan empat bermain di Persebaya, dan dianugerahi kejuaraan Ligue 2 2017 dan kejuaraan Piala Gubernur Jawa Timur 2020. surabaya.tribunnews.com/2020/03/ 11 / irfan-jaya-sebut-karirnya di sebebaya- juga dimulai di mess-karanggayam.

Tinggalkan Balasan