2020-07-22 |  Super Skor

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Abdul Majid-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) menanggapi surat sebelumnya kepada PSSI mengenai kelanjutan pertandingan dan hibah klub Ligue 1 dan Ligue 2 2020. — Dalam surat yang ditandatangani oleh Cucu Somantri, direktur PT LIB Utrama pada tanggal 4 Mei, merekomendasikan bahwa PSSI menghentikan kompetisi Ligue 1 dan Ligue 2, dan pada tahun 2020 Klub Ligue 1 dan Ligue 2 menyediakan hibah. Rs 4,5 crore, termasuk perincian klub Ligue 1, Rs 3,5 crore. Dan Liga 2 Rp. 100 juta. Menurut surat PSSI yang dirilis hari ini, pada hari Selasa, 5 Mei 2020, PSSI sebenarnya meminta PT LIB untuk membayar kewajiban subsidi berdasarkan perjanjian awal. Isi surat PSSI berikut ini ditampilkan kepada PT LIB dan ditandatangani oleh Yunus Nusi, penjabat sekretaris jenderal PSSI.

1. Sebagai operator Ligue 1 dan Ligue 2, dia adalah PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) yang bertanggung jawab untuk memberikan hibah kepada klub Ligue 1 dan Ligue 2. Jumlah yang disepakati dari masing-masing klub adalah Rp 520.000.000, – (Rs 502 crore) alih-alih Rp350.000.000, – (Liga 3) Untuk liga ke-2, dalam periode pembayaran pertama, Rp250.000.000 (-Rs 250 juta) per huruf bukan surat Jumlah yang ditunjukkan dalam Rp 100.000.000- (CNY) 2. Subsidi yang dibayarkan kepada Ligue 1 untuk berpartisipasi dalam klub telah diperhitungkan pada semester ketiga, dan Ligue 2 telah memasuki semester kedua untuk membayar pada semester kedua, karena sejauh ini, PT LIB belum mengambil kewajiban untuk mensubsidi PSSI. — 3. Mengenai laporan arus kas pertama PT LIB, PSSI dengan ini meminta PT LIB untuk memberikan para pemegang saham laporan arus kas sebelumnya melalui rapat umum tahunan yang bertanggung jawab

4. Mengenai kelanjutan implementasi Ligue 1 dan Ligue 2. PSSI masih diperintah oleh pemerintah Indonesia di bawah bimbingan peraturan kesehatan Covid-19 dan status intervensi darurat.

Tinggalkan Balasan