2020-07-22 |  Super Skor

Pelaporan dari reporter TribunnewsBogor.com Yudistira Wanne

TRIBUNNEWS.COM, Kota Maluku-Mohamed Qasim Slamat kembali ke kampung halamannya di Ambon untuk pelatihan mandiri.

Bek Persiraja Banda Aceh mengakui bahwa ia memilih untuk berlatih di gunung agar tubuhnya tetap sehat. -Para kasim juga menjelaskan bahwa jogging di pegunungan adalah salah satu upayanya untuk menghindari keramaian. – “Saya sendiri punya waktu luang untuk menghindari keramaian. Sekitar jam 3.30 sore, saya biasa berlari di gunung. Karena tidak ada seorang pun di gunung. Di sana, saya mengambil kesempatan untuk jogging agar tetap bugar,” katanya. Diumumkan, Jumat (29 Mei, 2020).

Untuk mencapai kondisi tertinggi, Qasim mengatakan bahwa dia menghabiskan sekitar dua jam melatih menu pelatihan komprehensif.

“Sekitar 2 jam, termasuk sprint pendek 5 menit, perubahan gerakan, dan perubahan lain dalam 5 menit. Ada banyak gerakan lain,” jelasnya. Lebih penting lagi, mantan pemain Persikabo pada tahun 1973 juga berharap bahwa epidemi Covid-19 di negara ini akan segera berakhir dan kompetisi Ligue 1 2020 dapat dimulai lagi.

“Harapan saya adalah jika Tuhan menghendaki, virus akan segera berakhir dan komunitas akan dapat meremajakan seperti sebelumnya. Yang terpenting, saya harap sepakbola bisa berlari secepat sebelumnya. Oman, Allah,” Dia berkata.

Tinggalkan Balasan