2020-07-21 |  Super Skor

TRIBUNNEWS.COM-Metode yang berbeda untuk pemain sepak bola untuk berpartisipasi dalam perang melawan Virus Corona atau epidemi Covid-19, yang menjadi lebih umum di Indonesia.

– Virus ini berasal dari Wuhan, Cina, yang menunda semua kegiatan olahraga (termasuk kompetisi). Pertandingan sepak bola di Liga 1 dan Liga 2 akan berhenti sampai 29 Mei.

Situasi ini memaksa beberapa klub untuk menggerakkan pemain untuk melawan virus korona sehingga mereka dapat segera mengakhiri permainan. -Salah satunya adalah pemain Persib Bandung Putri, penembak utama Risqiyanti, yang berpartisipasi dalam aksi # SoccerWomenLawanCovid19 dengan melelang jersey tandang musim 2019.

Baca: Bobotoh terpilih sebagai pemain terbaik Persib pada bulan Maret, Wander Luiz melakukan dua doa

Baca: Mantan pemain Persib Bandung Bojan Malisic mendapat perhatian Bobotoh – olahraga ini adalah Indonesia Asosiasi Sepak Bola Profesional (APPI) dan Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) berkolaborasi dengan igelar melalui bookisa.com.

“Pada awalnya, saya diundang oleh pemain sepak bola lain untuk berpartisipasi dalam pelelangan.”

“Pada waktu itu, saya langsung mengatakan bahwa saya menginginkannya karena hasil lelang ini adalah untuk membeli APD (alat pelindung diri) untuk mereka yang membutuhkan,” kata Risqiyanti, yang dikutip di situs resmi Persib Club.

Pemain yang dikenal sebagai Kijun mengakui bahwa cerebral palsy global yang disebabkan oleh Virus Corona atau Covid-19 membuatnya khawatir.

Baca: Abdul Aziz dan Luizinho Passos berdoa agar Wander Luiz akan segera bermain dengan Persib Bandung

Baca: Ambisi pemain Hawk terpilih Kakang Rudianto dengan Persib Bandung U18

Baca: Hari 3 isolasi Tim Mandiri Wander Luiz menyelenggarakan program pelatihan untuk pelatih Persib Bandung — Tidak mengherankan, pemain dari Batang, Jawa Tengah, terpaksa tinggal di rumah untuk melindungi diri dari virus. Saya sering membaca berita di jejaring sosial, dan saya menemukan bahwa banyak orang membutuhkan APD semacam ini. “

Tinggalkan Balasan