2020-07-20 |  Super Skor

Setelah pertandingan TRIBUNNEWS.COM-League 1 ditangguhkan, asisten pelatih Klub Sepakbola Alemar Singhi Pitono memutuskan untuk mengubah karirnya dan meninggalkan kolam ikan di kampung halamannya.

Liburan klub mendorong para pemain dan pelatih Arema Football Club untuk kembali ke rumah, termasuk SInggih Pitono.

Seorang pelatih yang juga bermain untuk Arema FC dalam kondisi pemain adalah seorang pria dari Ngunut, Tulonggon. Terus berolahraga 1441 H selama Ramadhan-Singgih Pitono mengakui bahwa karena kegiatannya sebagai pelatih liburan, ia memilih untuk menjadi petani ikan.

Sebagai asisten pelatih Singo Edan mengakui berita positif Covid-19 di Indonesia. Singgih Pitono mengatakan: “Pandemi virus korona hari ini memiliki pro dan kontra. Permainan dan tim Arema sudah berakhir, tetapi saya bisa pulang dan bersatu kembali dengan keluarga saya.” Tribunnews.com pada halaman Wearemania .

“Karena aktivitas saya sebagai pelatih sepak bola, saya sekarang menjadi peternakan ikan,” tambahnya.

Singgih sendiri mengakui bahwa kegiatan pembudidaya tambak bukanlah hal baru baginya. -Selain itu, pelatih dengan lisensi pelatihan BFC Pro memilih untuk menghabiskan waktu di rumah. -Singgih Pitono sendiri mengaku mematuhi keputusan pemerintah untuk membuat semua kegiatan di rumah.

Tinggalkan Balasan