2020-07-15 |  Super Skor

Surabaya TRIBUNJATIM.COM-Persik Kediri mempercepat penilaian tim setelah menelan kekalahan 0-1 Persiraja Banda Aceh Sabtu lalu (3/3/2020). Akhir.

Karena meskipun mengalahkan Persiraja Banda Aceh, Joko Susilo masih menilai permainan, tetapi Peach Kediri mendominasi

termasuk tim yang disebut Macan Putih, ini dapat menciptakan banyak peluang .

“Kemarin, memang, kami kalah, tetapi kami harus berbicara secara adil tentang bagaimana menciptakan banyak peluang, dan bagaimana menuju ke sana dan mencapai kutub berkali-kali,” Joko Susilo di TribunJatim.com, Minggu (15/3) (2020) kata. – “Jika kami tidak bagus, bagaimana mungkin ada begitu banyak peluang,” tambah sang pelatih. Secara lisan disebut Gethuk.

Namun, setelah pertandingan, Gethuk menambahkan bahwa timnya tahu kekurangan tim dengan sangat baik.

“Kami tahu bahwa marilah kita benar-benar memahami kekurangan tim kami. Faktanya, situasi kekalahan benar-benar tidak benar. Kami pasti memenangkan sepakbola, dalam semenit kami mengaku kalah, kami kalah,” mantan Arema Kata pelatih FC.

Untuk ini, ada dua minggu sebelum Getter Heck (sebelum Persija Banda Aceh) akhirnya menghadap Sabtu depan (4 April 2020) Gethuk) menegaskan bahwa ia akan terus mengevaluasi tim, terutama di akhir pertandingan. – Kekalahan Persiraja Banda Aceh menyebabkan tim tersebut dilarang dari Fast White Tigers dalam tiga pertandingan liga pertama pada tahun 2020.

Dua pertandingan lagi diadakan, Persebaya 1 pada Sabtu (29/2/2020) Hasil imbang -1 dengan Gethuk menyimpulkan bahwa untuk hasil imbang 1-1 Bhayangkara FC, Jumat (3/3/2020).

“Oleh karena itu, kami memiliki dua minggu untuk menggunakannya untuk meningkatkan segalanya termasuk primer.” Diterbitkan di Tribunjatim. com, berjudul “Kemenangan Cepat Peach 1 di Awal Turnamen Liga 2020”, diselesaikan oleh Joko Susilo Kibbutt.

Tinggalkan Balasan