2020-07-13 |  Super Skor

Reporter Tribunnews.com, Abdul Majid melaporkan – Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Kepala Operasional Bhayangkara FC, Komisaris Utama Pol Sumardji tidak ingin berkomentar terlalu banyak pada Sekretaris Jenderal setelah Ratus Tisha mengundurkan diri dari PSSI. – “Jika jawaban saya adalah saya tidak punya komentar, maka saya tidak punya hak untuk mengekspresikan diri, tunggu,” kata Sumardji kepada Tribunnews, Selasa (14 April, 2020). Hasil pertimbangan yang cermat bukanlah keputusan berdasarkan tekanan atau perintah pengunduran diri. Pro Acedemy U-16 dan U-18.

“Tapi satu hal yang harus kita perhatikan dan ingat adalah bahwa sementara Ratu Tisha adalah Sekretaris Jenderal PSSI. Kami percaya bahwa kami dapat membuat PSSI (terutama Elite Pro Academy) berfungsi seperti yang diharapkan, dan sudah ada nyata Hasilnya. “Dia melanjutkan.

Dia juga sangat menghargai Ratu Tisha, yang telah berkontribusi kurang dari tiga tahun kepada PSSI untuk membantu pengembangan sepakbola Indonesia.

“Saya sangat menghargai Tisha. Di masa depan, saya akan memilihnya sesuai dengan harapan dan pilihan terkait:” Ini adalah keinginan pribadi. “-Seperti yang kita ketahui, Ratu Tisha mengumumkan pada hari Senin bahwa ia akan keluar dari PSSI melalui akun Instagram pribadinya (13 April 2020).

Berita yang tiba-tiba membuat orang bertanya-tanya mengapa Tisha mengundurkan diri

Menurut kata-kata terakhir Tisha, alasannya tidak menyebutkan alasannya, dan Presiden PSSI Mochamad Iriawan tidak menanggapi.

Tinggalkan Balasan