2020-07-13 |  Super Skor

Khairul Amin / Surya.co.id-Surabaya TRIBUNNEWS.COM-Kapten Persebaya Surabaya Konat mengumumkan ledakan ketika ia tidak dapat kembali ke negaranya Mali selama pandemi coronavirus baru, Covid-19 .— Meskipun negara yang dipimpin oleh Presiden Ibrahim Boubacar Keita (Ibrahim Boubacar Keita) telah menghentikan permainan Ligue 1 2020 sejak blokade dilaksanakan pada 26 Maret 2020, ia masih makan Konate di Surabaya . Mali ditutup dan Maka Konate tidak dapat terbang.

Jadi, apa itu Konate Eat di Surabaya?

Selain jarak dan waktu, wanita berusia 28 tahun itu hanya bisa menggunakan teknologi untuk menghilangkan kerinduan.

“Saya sangat merindukan istri saya. Setiap hari saya berkomunikasi melalui telepon atau video call. Wanita ini sekarang mengetahui situasi ini, Alhamdulillahnya, istri saya dan keluarga saya (dalam kondisi baik) semuanya berbicara” .

Baca: Menjadi tersangka yang dianiaya, Sadil Ramdani mengirim informasi tentang harga diri keluarga

Baca: Tim nasional Indonesia Covid-19 aktif, ini Jelaskan instruksi umum dari PSSI-baca: Legenda Persebaya Eri Irianto dalam ingatan kita: Canon Ball Super, meninggal setelah ketakutan selama operasi-selama karantina independen kota para pahlawan terkemuka dan di Sambil menunggu keadaan Mali yang terkunci, ia dicabut sehingga ia dapat kembali ke negaranya, dan Konate berusaha mempertahankan kondisinya dengan terus berlatih fasilitas gym di kompleks apartemen pemain Persebaya.

“Saat ini, aku ingin tinggal di apartemen, hanya latihan,” Konate menyimpulkan. Itu adalah satu-satunya yang selamat di apartemen Persebaya pemain.

Tinggalkan Balasan