2021-02-20 |  Super Skor

Reporter Jakarta Tribunnews.com Abdul Majid (Abdul Majid) melaporkan – Meski Liverpool telah menunjuk Liverpool sebagai juara Liga Inggris 2019-2020, pertandingan Liga Inggris tetap seru. .

Pasalnya, Chelsea, Manchester United, dan Leicester City yang kini berada di peringkat ketiga, keempat, dan kelima bersaing memperebutkan kuota tiket Liga Champions.

Baca: Liga Inggris pekan lalu: Liga Champions Paris Manchester United, Leicester dan Chelsea -terutama hingga Pekan 37 MU dan Chelsea mencetak 63 poin, sedangkan tim urutan kelima Leicester mencetak 62 poin. Final akan digelar di Leicester City vs Manchester United yang akan digelar di Stadion King Power pada Minggu malam waktu setempat. -Kedua tim pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk masuk empat besar Liga Champions. — Baca: Jude Bellingham Peter Dortmund, Solskjaer Seber Manchester United Manchester United Jago Cetak “Pokémon”

Menanggapi Semarak Pesta Pamungkas Ini, Manchester United Suporter Indonesia Ketua Federasi Serikat Pekerja (Tentara Merah Indonesia) Opim Hanafiah (Imam Hanafiah) optimistis timnya bisa mengatasinya melalui kemenangan. Laga terakhir Setan Merah bukanlah kemenangan.

“Jika Anda menonton dua pertandingan terakhir, MU agak tidak pasti, tetapi kami masih optimis tentang kemungkinan menang bersama Leicester. Dari hanya dua pertandingan, Maguire sudah jauh melampaui Harapan kami, terutama mantan klubnya sendiri yang kemudian bermain melawannya. Sekarang ini menjadi beban buat dia, ”kata Oppi saat dihubungi Tribunnews, Jumat (24 Juli 2020).

“Di satu sisi, kami optimis karena MU memiliki tiga penyerang dan mereka semua sudah terlatih sekarang. Saya pikir inilah yang akan kami lakukan. Ia melanjutkan. Kami sangat yakin bahwa Manchester United bisa bermain melawan Leicester.

Selain itu, Obi juga mengatakan bahwa tim Leicester yang dipimpin oleh Brendan Rodgers pasti tidak akan bermain normal. Saat bertemu dengan tim tersebut. -Tim hebat, bahkan nanti MU.- — Jadi dia memprediksi MU hanya bisa menang dengan satu gol.

“Leicester ada di satu sisi dan pelatihnya sangat gigih. Jika dia menyimpulkan: “Sekalipun MU hanya memenangkan satu gol, itu tidak akan terlalu jauh.”

Tinggalkan Balasan