2021-01-13 |  Super Skor

Reporter Tribunnews.com Abdul Majid melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-La Liga 2020 akan kembali pada 1 Oktober. Selama pandemi Covid-19, protokol sanitasi diberlakukan. Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap PSSI dan PT LIB memprioritaskan hal tersebut.

Ia berharap bisa meluncurkan pertandingan sepak bola profesional selama pandemi Covid-19, yang merupakan contoh baik kesepakatan kesehatan untuk olahraga lain, agar pertandingan olahraga tidak disebarkan oleh Covid-19 Cluster baru.

“Saya berharap PSSI bisa menjadi panutan bagi olahraga profesional lain yang mengawali kompetisi. Oleh karena itu, kompetisi profesional juga harus dikelola secara profesional. Saya memiliki harapan yang tinggi kepada penanggung jawab PSSI, karena saya yakin dia pasti akan menjaga kesehatan regulasi. Sekaligus mengedepankan kesehatan dan keselamatan atlet, ” kata Menpora RI usai menjadi narasumber, salah seorang narasumber dalam talkshow FMB 9 yang digelar di Auditorium Wisma Menpora, Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu. — disini Dalam hal ini Menpora juga menjelaskan tentang protokol kesehatan yang akan diterapkan di area stadion tempat pertandingan tersebut dimainkan.

Sejauh yang kami ketahui, PSSI sebelumnya telah memberikan panduan protokol kesehatan untuk klub tersebut. Di La Liga 1.-Dalam panduan Setidaknya, regulasi kesehatan harus diterapkan di banyak aspek, mulai dari akomodasi (hotel), transportasi, stadion hingga metode tes usap obat dua mingguan.

“Pak Ivan akan membatasi jumlah orang di dalam stadion hanya 270 orang Ini termasuk pemain, ofisial, komite, personel keamanan, dll. “

” Saya pikir itu hal yang sama. Semoga berjalan lancar dan tidak ada hal yang tidak perlu akan terjadi. “- Nanti setiap pemerintah daerah, mulai dari kepolisian hingga dinas kesehatan setempat, akan menerapkan perjanjian sanitasi untuk membantu suksesnya kompetisi Ligue 1.

“ Untuk mempersiapkan PT LIB sebagai operator, mereka mempersiapkan segala sesuatunya … Kemarin Mereka bertemu atau ikut audiensi bersama dengan pemerintah daerah, dan Kapolda di Jawa Timur akhirnya di Metro Jaya. -Jadi kami melihat bahwa kesehatan adalah hal yang paling penting. Nantinya, langkah-langkah penerapan kesepakatan kesehatan harus diselesaikan dalam kompetisi. Iriawan menjelaskan.

Tinggalkan Balasan