2021-01-09 |  Super Skor

Surabaya, TRIBUNNEWS.COM-Manajemen Surabaya di Persebaya meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) segera menerbitkan kesepakatan kesehatan sebelum ekspor La Liga 1.

Ini setelah pemain Persik Kediri Andri Ibo aktif bersentuhan dengan Covid-19, dan saat ini sedang menjalani karantina di sebuah rumah sakit di kawasan Kediri.

Candra Wahyudi, Manajer Persebaya Surabaya, mengatakan karena PT LIB lamban mengeluarkan perjanjian kesehatan, maka tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut. Kesepakatan sanitasi ini memperlakukan setiap klub seperti “sebenarnya tanggung jawab liga dan federasi karena mereka bertanggung jawab atas sepak bola,” kata Candra Wahyudi, Rabu (16/9/2020).

Masalahnya adalah aliansi belum jelas dan belum ada kesepakatan kesehatan. Sontak, setiap klub punya standar yang berbeda, “Terus orang asal Bojonegoro. Eh sempat pandemi di klub Liga 1 Jawa Timur.

Sebelum Persebaya dan Madura United menjalani latihan perdana, Mereka melakukan swab test. — Faktanya, PT LIB tidak melarang prosedur pengujian .

Hanya saja manajemen Persebaya meyakini jika ada kesepakatan formal, masalah ini bisa diselesaikan .

“Kalau setiap klub Beda sikap, lalu jangan “kata Candela:” Jangan salahkan mereka pada kejadian yang berbeda, karena tidak ada patokan. “Meski penyelenggara kompetisi sudah lebih dulu mengeluarkan regulasi kesehatan untuk masing-masing klub, Candela merasa masalah ini seharusnya tidak terjadi. Persiapan liga dan PSSI sangat dini, sehingga klub tidak merekomendasikannya. Berakhir seperti ini. Saya yakin, Standar klub A dan B berbeda, “pungkasnya. tribunnews.com/ 09/16/2020 / Ya-1 positif dan negatif pemain persebaya korona kembali memanggil pt lib untuk mahir melaksanakan izin perjanjian kesehatan: Ndaru Wijayanto Editor: Taufiqur Rohman

Tinggalkan Balasan