2021-01-03 |  Super Skor

Reporter Tribunnews.com Abdul Majid mengabarkan bahwa full-back Jakarta-Bhayangkara FC Alsan Sanda memperkirakan jika laga Ligue 1 2020 1 Oktober tidak diturunkan, tak akan seru. Rencana menggelar Ligue 1 2020 tanpa downgrade merupakan kontribusi klub Ligue 1 tersebut saat melakukan virtual meeting dengan PSSI.

Rencana tersebut dilaksanakan untuk melindungi klub, karena liga mengalami pandemi -19 bergulir di tengah Covid.

Baca: Latihan Tinju, Cara Alsan Sanda Jaga Kondisi Fisik Jelang Jeda Ligue 1 2020

Klub tak mau jika sebagian pemainnya optimistis dengan Covid-19, klub bukan yang terbaik atau mustahil Terus bermain, lalu mereka akan diturunkan pangkatnya. Tribunnews menyatakan, Kamis (16/7/2020), “Kalau degradasi tidak dilakukan sebenarnya tidak terlalu mengasyikkan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.” Alsan Sanda-meski begitu, Alsan masih tidak senang karena menurutnya yang paling penting adalah liga yang pertama kali mengalami kemunduran akibat penutupan sejak Maret tahun lalu. Hilangnya game League 1 terus berlanjut karena ia yakin game tersebut tidak akan digelar di hadapan penonton.

“Tapi (tanda-tanda degradasi, red) tidak ada hubungannya dengan liga. Saya berharap pertandingan ini juga akan sukses karena salah satu tim ingin kalah,” kata Arsan.

Mungkin terasa liga tidak akan memiliki suporter. Ini jelas alasan sebenarnya mengapa berbeda dari sebelumnya. Operator liga PT LIB dan PSSI mengumumkan bahwa liga No.1 La Liga akan kembali pada 1 Oktober 2020, dan pada 2021 Berakhir pada 28 Februari 2008. 18 tim akan terus bermain mulai minggu keempat. Belum ada rencana degradasi yang ditentukan.

Tinggalkan Balasan