2020-07-11 |  Super Skor

TRIBUNNEWS.COM-Sejak tim ditutup pada bulan Maret, gelandang Persebaya Surabaya Makan Konate telah ditahan di kota pahlawan.

Eat Konate adalah satu-satunya pemain asing yang tidak bisa kembali ke negara asalnya di Persebaya, Surabaya.

Gelandang Mali terjebak di Surabaya karena negaranya memberlakukan blokade karena meningkatnya popularitas pandemi korona. — Ini membuatnya kehilangan waktu Ramadhan dan keluarganya.

Gelandang berusia 28 tahun ini juga mengakui bahwa Le Barraine selalu bersatu kembali dengan keluarganya beberapa tahun sebelumnya.

Baca: Persebaya Surabaya Ngabuburit, bersama dengan latihan online, absen dari tiga pemain asing Kebiasaan Konate masih belum layak untuk penyebaran virus korona atau Covid-19.

“Saya biasanya kembali ke Mali sebelum Idul Fitri sebelum liburan permainan di bulan Ramadhan.

Tapi sekarang tidak apa-apa, karena Covid-19 sangat berbeda, saya benar-benar kekurangan keluarga.” Makan Kona Istimewa (Makan Konate) berkata: Surabaya Surabaya website. -Tetapi bagaimanapun, gelandang yang mengenakan jersey No. 10 masih memperlakukan keinginannya dengan caranya sendiri. -Mantan gelandang milik Arema FC juga menangani masakan Afrika.

Tinggalkan Balasan