2020-12-30 |  Super Skor

Jakarta TRIBUNNEWS.COM, WARTAKOTALIVE.COM reporter Rafsanzani Simanjorang (Rafsanzani Simanjorang) reportase mantan pemain timnas Indonesia Marzuki Badriawan (Marzuki Badriawan) mengatakan bahwa hari ini sepak bola Indonesia dan Gala Era Tamar sangat berbeda. Perbedaannya adalah finansial.

Tidak dapat dipungkiri bahwa pemain yang serius dan berprestasi dapat dengan cepat meningkatkan pendapatan finansial mereka, namun di era Galatama, pemain sepak bola tidak dibayar seperti saat ini. Dari segi finansial, ada ketidaksepakatan: “Kalau nasionalisme, pemainnya luar biasa. Saat itu kami bukan mencari uang, tapi untuk prestasi. Sekarang, orang mencari uang,” kata Mazuki di lapangan sepak bola Perumanas Klender. . Jakarta Timur.

Marzuki menambahkan bahwa banyak pemain pada masanya yang menolak melakukan pekerjaan dengan baik karena ingin menjadi pemain sepak bola.

Marzuki mengira dia tidak peduli dengan pemain yang hanya fokus pada uang daripada uang. Mengenai Marzuki, ia memulai karirnya dari tahun 1988 hingga 2007. Menurut catatan, ia pernah memperkuat Lampung Putra, Mitra Surabaya, Persebaya, Persela Lamongan Persekabpa Pasuruan, Gresik United, dan Mitra Kukar.

Tinggalkan Balasan