2020-07-11 |  Super Skor

Reporter Tribunews.com Abdul Majid (Abdul Majid) melaporkan bahwa chief operating officer Jakarta-Bhayangkara FC Pol Sumardji mengatakan ia memerintahkan staf untuk segera membahas masalah gaji dengan para pemain. Pedoman PSSI-Segera mencapai 25% dari nilai kontrak maksimum.

Diskusi gaji dilakukan tanpa kontak fisik, pada kenyataannya, melalui aplikasi pesan. Sumardji mengatakan kepada wartawan: “Saat ini tidak ada pertemuan substantif karena ada juga panggilan untuk isolasi sosial. Ketika kami berbicara melalui Australia Barat.” Membaca: Sebagai tersangka penganiayaan, Sadil Ramdani mengirim Sepotong informasi tentang harga diri keluarga

Membaca: Pelatih positif tim nasional Indonesia Covid-19, penjelasan ini-Membaca: Kenangan legenda Persebaya Eri Irianto: Canon Ball Super, meninggal setelah disetrum dengan aksi- – “Saya juga mengatakan kepada manajemen untuk membahas gaji dengan para pemain melalui Australia Barat segera. Agar dapat membuat keputusan PSSI segera,” lanjutnya.

Sumardji menjelaskan bahwa karena wabah itu dalam keadaan darurat, aliansi telah dihentikan sampai manajemen Bhayangkara FC belum melakukan dialog dengan sponsor.

Kita tahu bahwa pemasukan klub Ligue 1 tidak di sisi. Dari perspektif subsidi, penjualan tiket, dll, pasti ada lebih banyak sponsor.

“Ya, itu memang masalah saat ini. Kami telah melatih banyak sponsor, dan tentu saja itu berdampak.”

“Jadi akan ada lebih banyak diskusi, dan tentu saja ada pertimbangan dengan sponsor. Untuk hubungan, silakan merujuk ke finalitas kompetisi nanti. Apakah kompetisi akan berlanjut atau bagaimana?

Tinggalkan Balasan