2020-12-22 |  Super Skor

Pelapor Rafsanzani Simanjorang dari WARTAKOTALIVE.COM

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG-PSSI memutuskan untuk melanjutkan pertandingan sepak bola Indonesia pada September atau Oktober mendatang.

Dalam pertemuan PSSI juga dibahas pidato tentang kompetisi non-degradasi, dan semua klub di La Liga 1 dan La Liga 2 diundang untuk berpartisipasi.

Pidato yang tidak merendahkan martabat juga mengundang praktisi di lapangan hijau ini untuk mengemukakan berbagai pendapat. Tidak ada degradasi.

“Saya memikirkannya dengan matang, um. Tentu saja banyak alasan wacana semacam ini. Saat pertandingan berlangsung, situasi keuangan klub, fasilitas medis dan variabel lainnya,” ujarnya baru-baru ini kepada Warta Kota. — Menurutnya, mengatur pertandingan saat pandemi Covid-19 itu tidak mudah — dia mencontohkan, jika tim yang ikut dalam pertandingan itu terekspos nanti tentu saja untuk tim, teruskan. Permainannya sangat sulit.

Selain itu, Widodo mengatakan, masalah permainan tanpa penonton dan tim yang mempertimbangkan sponsor menjadi alasan mengapa permainan bisa dimainkan tanpa degradasi ketika kondisi masih memungkinkan. Pandemi. Itu hanya fragmen, seharusnya keseluruhan. Belum lagi akan diluncurkan di Jawa yang akan datang. Tentunya klub juga perlu mempersiapkan, termasuk penggunaan Java untuk hosting, ”imbuhnya.

Hal lain yang menegaskan interpretasi pemain terhadap kondisi ini, aplikasi permainan Sistem downgrade akan memaksa pemain untuk mencapai potensi penuhnya dalam sebuah game, yang dianggap sebagai ancaman bagi sistem imun pemain tersebut.

“Tentu saja, dalam sebuah pandemi, kesehatan pemain sangatlah penting, bukan? Oleh karena itu layak dan tepat harus dipertimbangkan dengan matang, ”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan