2020-12-06 |  Super Skor

TRIBUNNEWS.COM-Bek Jakarta (Persija Jakarta) Marco Motta (Marco Motta) adalah pemain teladan, ia pernah bermain untuk satu tim dengannya.

Pemain yang tampil buruk di beberapa klub Serie A Italia menjadi contoh dalam kompetisi kolektif. -Modelnya adalah Vincent Candela, dan keduanya berkompetisi bersama di kompetisi Udinese tahun 2006 yang ditingkatkan.

Pada tahun 2006, Motta baru berusia 19 tahun, dan Vincent Candela sendiri baru saja memperkenalkan Udinese dari seorang Bolton di Premier League.

Baca: Persija Jakarta Usulkan Hentikan Pertandingan, PSSI Desak Pengesahan Kebijakan Persaingan Baru

Bacaan: Marko Simic Mengatakan Masih Komunikasi Virtual dengan Pemain Persija Jakarta Lainnya- “Saya Dulu Bersama Candela di Udinese Persaingan. ā€¯Pernyataan Marco Motta dikutip di situs resmi Persija Jakarta.

Vincent Candela sendiri berusia 32 tahun saat bergabung dengan Udinese. Anda tidak dapat melihat waktu dengan satu mata.

Sekalipun kedua pemain memiliki posisi yang sama dalam permainan, mereka berdua bisa menempati bek kanan dan bek kiri.

“Saat itu saya berusia 19 tahun. Dia adalah panutan saya, dan kebetulan dia adalah pemain sekelas. -Ama bisa bermain sebagai bek kiri atau bek kanan,” katanya.

Baca: Persija Jakarta Berharap Ligue 1 2020 Berlanjut, Ferry Paulus Ajukan Syaratnya – Bacaan: Marko Simic Akui Persija Jakarta Kekurangan Golden Partnernya

Ini Memungkinkan Mereka Bertukar Pandangan dengan Mereka yang Bisa Satu Pertandingan Kelas atas dan bawah semakin dekat.

Tinggalkan Balasan