2020-07-09 |  Super Skor

Reporter Tribunnews.com, laporan Abdul Majid-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Keputusan terbaru PSSI yang ditandatangani oleh Presiden PSSI Mochamad Iriawan pada 27 Juni 2020 SKEP / 53 / VI / 2020 Dalam kasus-kasus khusus, para pelatih juga dibahas Perubahan nilai kontrak.

PSSI mengumumkan bahwa setiap klub Ligue 1 dapat membayar 50% pemain dan pelatihnya, sementara Ligue 2 adalah 60% dari nilai kontraknya atau setidaknya lebih tinggi dari standar upah minimum saat ini untuk lokasi klub. .

Ditanya Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi tentang batas minimum yang tidak muncul dalam keputusan tersebut. Dia juga menjelaskan bahwa PSSI hanya memberikan instruksi dalam kasus ini, dan klub dan para pemain sendiri dalam keputusan yang diberikan.

Dalam keputusan PSSI pertama tentang pemberhentian Ligue 1 dan Ligue 2 pada bulan Maret, ia menyatakan bahwa klub memiliki hak untuk membayar pemain hingga 25% dari remunerasi. Nilai maksimum dan minimum. Ini ruang lingkupnya. Yunus Nusi mengatakan ketika menghubungi Tribunnews pada hari Selasa (30 Juni 2020). Dia melanjutkan: “Oleh karena itu, ini hanya pembatasan pada manajer umum, dan tanggung jawab nyata terletak pada klub dan para pemain . Kami mengembalikannya ke klub, kami hanya memberikan batasan.

Dia juga menekankan arah keputusan terakhir sehingga pembayaran klub kepada pemain tidak kurang dari upah minimum regional (UMR), Liga 1 atau Liga 2.

“Kami juga menyebutkan bahwa Seharusnya tidak “sangat kecil dari UMR. Ini adalah akhir dari PSSI. Dengan semua UMR (Ligue 1 dan Ligue 2), pada dasarnya tidak ada klub yang dapat memberikan upah lebih rendah dari UMR,” katanya. Dia menekankan.

Ligue 1 dan Ligue 2 2020 akan dibatalkan pada bulan Oktober. Namun, PSSI belum menentukan jadwal mulai, format kompetisi dan lokasi.

Tinggalkan Balasan