2020-07-09 |  Super Skor

TRIBUNNEWS.COM – Gelandang Belgia Radja Nainggolan asal Indonesia meninggalkan AS Roma pada 2018 untuk bergabung dengan Inter Milan dan menyatakan penyesalannya.

Nainggolan hanya tinggal bersama I Nerrazuri (nama panggilan Inter Milan) selama satu musim sebelum meninggalkan Cagliari di Inter Milan untuk menyewa transfer musim musim panas lalu.

Di bawah bimbingan Luciano Spalletti pada saat itu, Nangoland berpartisipasi dalam semua 36 pertandingan.

Pada musim 2018/2019, Nangoland mencetak 7 gol dan 3 assist untuk Inter Milan

– Baca: Radja Nainggolan bergabung dengan komunitas dan dialokasikan bantuan ke Covid-19

Baca: Istri Idap Cancer, Radja Nainggolan berjuang untuk menghindari virus halo – tetapi kehadiran Antonio Conte menggantikan spekulasi publik Spaltti dan San Siro bahwa mereka tidak lagi menganggapnya sebagai alasan kepergian bintang Romawi.

Awalnya, Conte mengagumi Nainggolan, tetapi itu berubah ketika dia mengunjungi host simulasi.

“Saya berhenti karena saya ditinggalkan.” “Ketika saya sedang tur di Tiongkok, saya tahu saya tidak akan berpartisipasi dalam pertandingan persahabatan,” kata Nainggolan dalam siaran langsung di Instagram, mengutip Football Italia.

Saya pikir mereka berubah pikiran, jadi saya ingin meninggalkan Presiden Inter Milan Caingari Nainggolan mengatakan bahwa Presiden Cagliari Tomaso Giulini Mengungkapkan kesediaan untuk kembali ke Cagliari. Dia mengatakan: “Dia merasa masa depannya tidak jelas di Inter Milan.” Pada akhir karir saya datang ke Cagliari. “

Tinggalkan Balasan