2020-07-09 |  Super Skor

Laporan dari Abdul Majid, jurnalis dari Tribunnews.com di Jakarta-Fakhri Husaini, mantan pelatih tim nasional Indonesia U19, mengkonfirmasi bahwa ia telah ditunjuk sebagai pelatih tim PON Aceh. Dia bangga bisa mempercayai pelatihan tim Aceh, yang membuatnya bangga dengan kampung halamannya sekarang. Yang paling penting, bahkan jika dia hanya melatih tim PON, dia juga menghadapi tantangan lain.

“Tentu saja, merupakan kehormatan bagi saya untuk memiliki kepercayaan diri dalam melatih tim PON Aceh. Saya melayani negara dan negara. Sebagai pemain dan pelatih, saya juga bekerja di Kota Bangtang dan Provinsi Kalimantan Timur, di mana Saya telah menghabiskan sebagian besar karir sepakbola saya. Anak-anak saya lahir di sana, “kata Fahri Husseini. Itu diadakan di Tribunnews, Selasa (16/6/2020).

Baca: Daftar pemain Indonesia di kompetisi asing: Dua pemain Eropa berpartisipasi dalam kompetisi

Baca: Tiga calon pemain Persib ditinggalkan dalam pelatihan: kuat di belakang, Moncee di depan — – “Ya Tuhan, sudah saatnya saya melayani Aceh yang lahir. Pada prinsipnya, saya ingin membentuk tim PON Aceh. Selain bangga, saya juga menghadapi tantangan,” lanjutnya. Pupuk Kaltim (Pupuk Kaltim), Januari 2021.

“Saya harus melakukan tugas saya sebagai karyawan PT. Pupuk Kaltim (PT. Pupuk Kaltim), setidaknya sampai agen tiba.”

Oktober 2021 menunda implementasi PON di Papua Ini juga menunjukkan bahwa hal itu berdampak positif pada persiapan tim PON Aceh, karena mereka memiliki cukup waktu untuk membangun dan mempersiapkan tim Papua yang solid.

Tinggalkan Balasan