2020-11-01 |  Super Skor

Reporter Tribunnews.com Jakarta Abdul Majid melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pertandingan sepak bola putri pada 1 Januari 2020 tidak bisa ditunggangi karena dampak pandemi Covid-19 di Indonesia.

Semua pemain dikirim kembali ke klub rumah mereka-Club de la Ligue 1 feminin. Seperti Mayang ZP, yang terakhir memperkuat kemampuan perempuan Persija Jakarta.

Sekarang dia sudah tinggal di Padang lebih dari tujuh bulan. –Dia berharap Ligue 1 wanita tahun depan bisa mundur. -Membaca: Harapan Pemain Persija Putri Mayang ZP untuk kembali diturunkan di Ligue 1 putri tahun depan-Di kandang sendiri, Mayang mengaku cukup sulit menjaga kondisi fisiknya dibandingkan saat berada di tim. Asupan nutrisinya sama.

“Jika masalahnya, situasinya pasti berbeda dengan di mana ada liga. Biasanya, Anda bisa berlatih hampir setiap hari, tetapi jika Anda di rumah sekarang, Anda masih bisa berlatih, tetapi tidak terlalu sering.” Mayang pada hari Selasa (5/10/2020) saat berdiskusi dengan Tribunnews. Klub biasa sehat empat dan sempurna lima, tapi jika masih ada yang kurang, “lanjutnya.

Agar tetap fit, Ma Yang bilang dia selalu jogging. Latihan, tapi intensitasnya kurang dari klub. — “Saat jogging, saya masih melakukannya sekitar 30 menit sehari. Latihan terkadang dilakukan di rumah atau di luar, namun intensitasnya tidak tinggi, hanya seminggu dua kali. -Seperti yang kita ketahui bersama, sebelum pandemi Covid-19, Mayang tidak hanya menjadi andalan persepakbolaan putri Persija, tetapi juga andalan Timnas Wanita Indonesia yang tengah bersiap untuk mengikuti ajang Piala AFF Wanita. – “Rasanya tidak semua teman saya bisa melakukannya. Saya bisa menunggu pertandingan voli putri lagi. Saya berharap tim voli putri tahun depan bisa bangkit kembali. Saya juga berharap bisa diundang lagi oleh timnas,” harap Mayang.

Tinggalkan Balasan