2020-10-21 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-Belakangan ini, media sosial ramai diperbincangkan tentang perempuan yang keluarganya rapuh usai seorang suami selingkuh dengan perempuan lain.

Faktanya, pernikahan mereka telah berlangsung selama 9 tahun dan mereka beruntung memiliki dua anak. -Selanjutnya, apa saja faktor penyebab perselingkuhan?

Psikolog dari Universitas Hudania Muhammadiya Malang (UMM) mengungkapkan, banyak alasan untuk menyontek.

Ini seperti perselingkuhan, hubungan atau hubungan fisik. – “Tapi secara umum, jika ini disebut selingkuh, berarti ada yang tidak setia kepada pasangannya,” kata Hudan kepada Tribunnews.com melalui telepon, Senin (6 Januari 2020). Ia menambahkan: “Ada hubungan emosional antara satu orang dengan orang lain. Orang lain yang bukan pasangan.” Bacaan: Kasus Corona sudah melonjak. Begini cara menjaga psikologi keluarga selama pandemi-Bacaan: 5 Kegiatan ini dapat membantu menghilangkan kebosanan anak-anak saat terjadi pandemi – kini, dengan berkembangnya teknologi komunikasi, Hudan mengatakan bahwa media sosial berperan penting dalam bisnis.

“Media sosial, media komunikasi dapat membuat awal terjadinya ketidaksetiaan kepada pasangan secara luas.” Hal ini dapat dilakukan dalam pertemuan tatap muka yang berlanjut melalui media sosial.

Tinggalkan Balasan