2020-08-19 |  Lifestyle

Laporan reporter tribunnews.ckm Lusius Genik-TRIBUNNEWS.COM, Kisah Jakarta-Petualangan Tintin pertama kali masuk ke Indonesia pada 1975. Saat komik ini pertama kali diterjemahkan, judul seri komik “World Adventures” ini adalah “Black Secret”. pulau.

Marian Apitule Sudwo (67) adalah penerbit seri Petualangan Tintin Indonesia.

Ai Yong (panggilan akrabnya) adalah seorang wanita kelahiran Tanjung Pandan, Belitung pada tanggal 9 Mei 1953. Ayon mulai menerjemahkan “The Adventures of Tintin” (1974) pada tahun 1974, saat Ayon berusia 21 tahun. Saat itu, ia sedang menempuh studi S1 ​​Sastra Inggris di Fakultas Sastra Universitas Indonesia (FSUI). -Membaca: Kontrak pertama untuk perbedaan selama pandemi terjepit langsung dengan warga ibu kota hari ini.Ini adalah tanggapan dari polisi-Iang mengatakan dia sekarang telah pensiun dari industri terjemahan. Dia mengatakan kepada Tribune: “Sebagai ibu rumah tangga, kebanyakan orang akan membantu anak-anak saya berjualan kue dan coklat, tetapi sampai beberapa tahun yang lalu, saya masih mendapat terjemahan gratis, tapi belum.”, 20 Juni ( Sabtu): Kakek tiba-tiba kejang di Kebumen lalu meninggal saat berpacaran dengan seorang gadis. Dia berkata: “Sepertinya saya belum menerjemahkan lebih dari 10 judul.” A Yong berkata bahwa menerjemahkan seri Petualangan Tintin adalah pengalaman yang menyenangkan. Ia telah mengetahui cerita-cerita reporter yang cerdas sejak ia masih kecil.

Membaca: Tips melintasi lereng yang curam saat mengemudi

“Saya sudah mengenal komik Ding Ding sejak saya masih kecil, tapi saat itu, saya membaca komik Ding Ding dalam bahasa Belanda dengan judul KUIFJE.”

“Saya mengetahuinya ketika saya masih muda Ding Ding. Itu bukan bahasa Prancis atau Inggris pada saat itu. Belanda, KUIFJE. Orang tua saya memberikannya kepada saya dan saya tidak tahu dari mana asalnya. Karena saya sudah tua, saya kembali ke kampung halaman dan masih berbicara bahasa Belanda.

Tinggalkan Balasan