2020-08-19 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-Curhatan seorang surfer mengaku membatalkan pernikahan karena pacarnya gagal melangkah dan menjadi populer di media sosial Twitter.

Topik ini telah diposkan ulang 4,3 ribu kali dan disukai 24,8 kali ribu kali. – Netizen berinisial A harus menikah dengan calon suaminya pada Sabtu (6/6/2020).

Pasangan yang bertemu melalui jejaring sosial bahkan mempertemukan kembali dua keluarga. — Namun, pria tersebut membatalkan pernikahannya karena dia masih memiliki perasaan terhadap mantan kekasihnya.

Kita juga harus menerima kenyataan kejam ini dan berani menjelaskannya kepada keluarga kita.

Psikolog keluarga Adib Setiawan (S Psi) dari Yayasan Praktik Psikologi Indonesia Ibu M Psi mengatakan bahwa kedua calon pasangan tersebut belum siap untuk menikah.

Karena kedua belah pihak berusia kurang dari 21 tahun, dan undangan pria untuk menikah tidaklah serius.

Psikolog ini menunjukkan dari www.praktekpsikolog.com bahwa 21 tahun belum siap membangun tangga untuk rumah

“Dia selalu kesal menikahinya, apalagi 21 tahun, tidak. Artinya Dengan undangan pernikahan, rasanya seperti mainan, seperti pergi sendiri. “

Tinggalkan Balasan