2020-08-10 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Agama telah mengeluarkan pedoman untuk pelaksanaan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban 1441H / 2020M untuk komunitas Covid-19 yang produktif dan aman. Ditandatangani oleh Menteri Agama Fachrul Razi pada tanggal 18, 2020.

“Surat edaran ini harus digunakan sebagai panduan untuk penerapan perjanjian sanitasi untuk melaksanakan sholat Idul Fitri dan untuk menerapkan orde baru yang normal atau urutan normal melalui penyesuaian.”

“Dengan cara ini, menerapkan sholat Idul Fitri dan menyembelih hewan Pengorbanan dapat memainkan peran terbaik dan mencegah penyebaran Covid 19, “katanya. -Dia mengatakan, dikutip dari kemenag.go.id, Selasa (30/6/2020).

Dua hal utama diatur dalam surat edaran ini, yaitu, pelaksanaan sholat Idul Fitri – Idul Adha dan pembantaian hewan mangsa.

Pelaksanaan shalat Idul Adha dan pengorbanan hewan ternak harus memperhatikan prosedur kebersihan dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat .— Baca: Khotbah Idul Adha 2020: Idul Fitri dalam pandemi epidemi Covid-19 pandemi

Membaca: Sebelum Idul Fitri, Departemen Banding Penjualan Hewan telah online-doa Idul Fitri dapat dilakukan di tempat atau di situs. Di masjid atau kamar, persyaratan berikut dipenuhi: a. Mempersiapkan personel untuk mengimplementasikan dan mengawasi penerapan prosedur sanitasi di area di mana rencana implementasi berada – b. Bersihkan dan disinfeksi di lokasi implementasi

c. Batasi jumlah dan titik implementasi pintu atau pintu masuk untuk memfasilitasi penerapan dan pengawasan peraturan kebersihan

Tinggalkan Balasan