2020-08-09 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-Orang yang terpaksa melunasi hutang puasa adalah orang yang mampu berpuasa namun memiliki kendala sebelumnya.

Ketentuan mengenai hambatan tidak terpenuhinya puasa, puasa Ramadhan, perjalanan jarak jauh, haid dan nifas. IAIN Syariah Surakarta dari Shidiq menjelaskan.

“Pembayaran tepat waktu dalam hukum Islam disebut qadha.”

“Sebenarnya, ini berlaku untuk orang yang dapat berpuasa, tetapi ada beberapa kendala,” katanya di YouTube. Shibq menjelaskan: “Misalnya dia sedang dalam perjalanan jauh, sedang sakit atau bersiap untuk berpuasa, tetapi dilarang bagi orang yang sedang menstruasi atau melahirkan.” — Hutang puasa esok harinya .

Dia berkata: “Dalam Dalam Al-Qur’an, orang-orang ini tidak berpuasa dan merasa lega, tetapi mereka harus berpuasa di lain hari. ”Baca: Haruskah orang yang berpuasa mengutamakan syawal atau berhutang puasa di bulan Ramadhan? Penjelasannya sebagai berikut: Bacaan: Membaca Niat Cepat Syawal dan Tepat Waktu Mengaji, Utamakan

Bacaan: Mampukah Puasa Syawal Melunasi Utang Ramadhan? Ini adalah hukum, itu adalah interpretasi dari niat-Al-Qur’an disebutkan dalam Sura Al Baqarah: 184 sebagai berikut: -Famankana Mariidhon Aw’alaa Safarin. Fa’idhatumin Ayyamin Uqor.

Tinggalkan Balasan