2020-07-08 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-Berikut ini adalah cara mendeteksi stres anak-anak selama pandemi Covid-19.

Psikolog dan ketua bimbingan dan konseling di UPT Universitas Muhammad Malang (UMM), hari ini saat pandemi korona (Covid-19) mengatakan anak sensitif terhadap stres.

Hudan juga berbagi berbagai metode yang dapat digunakan orang tua untuk mendeteksi apakah bayi stres. Dampak stres dari orang dewasa atau orang tua.

“Stres adalah proses adaptasi, yang tidak nyaman bagi tubuh, secara psikologis, dan sesuai dengan kondisi dia berada.” Karena anak kemudian melihat dan merasakan pengaruh orang dewasa, seperti Orang tuanya bisa, yang juga membuatnya tidak nyaman atau apa yang kita sebut tekanan. Hudan mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Tribunnews. Melalui Pertemuan Zoom, Kamis (7 Mei 2020).

Baca: Anak-anak asma muncul kembali selama epidemi Covid ke-19? Perhatikan jarak dan menyemprotkan atom di luar rumah

Hordan mengatakan, di samping itu, karena anak-anak tidak dapat bersosialisasi seperti biasa, itu juga akan menyebabkan tekanan.

Menurut Hudan, anak-anak antara tiga dan empat tahun paling mungkin mengalaminya.- — Karena Hudan mengatakan bahwa anak-anak antara tiga dan empat tahun biasanya memiliki teman yang menurutnya cocok. “Dari sudut pandang usia, sejauh menyangkut perkembangan psikologis anak-anak, biasanya, anak-anak yang” 3-4 tahun “tidak berinteraksi dengan orang lain. Keintiman juga cenderung membuat stres.

Tinggalkan Balasan