2020-08-01 |  Lifestyle

Dilansir oleh reporter Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – ada kecenderungan hanya ada masker berbentuk wajah atau topeng berbentuk daun yang menempel di wajah. Topeng dari lembaran topeng pasti sama dengan topeng lainnya, yang membantu melembabkan kulit dan membuat kulit lebih berkilau. Litya Ayu Kanya Anindya dari SpKK mengingatkan bahwa pemilihan pertama harus sesuai untuk jenis kulit.

Baca: 4 jenis perawatan kecantikan yang dilakukan oleh Muzdalifah, dari diet hingga injeksi toksin botulinum, dianggap lebih indah

Baca: Cathy (Cathy) Salon Tidak dapat dipisahkan dari lipstik, yang terakhir adalah pink yang paling disukai- “Jadi, pada prinsipnya, setelah menggunakan maxilla, masker dan masker harus digunakan sesuai dengan jenis kulit individu,” kata Dr. Litya dalam sebuah wawancara. Pada Kamis (27/2/2020), Konferensi Topeng Kertas Topeng Paris L’Oreal diadakan di Jakarta Pusat.

Jumlah kertas masker wajah yang digunakan hingga 15 hingga 20 menit

Banyak orang menggunakan masker kertas masker wajah di malam hari sampai malam, yang biasanya disebabkan oleh penundaan tidur.

Tapi kebiasaan itu harus diubah, karena durasi maksimum menggunakan topeng hanya 15 hingga 20 menit. Bahaya.

Dr. Litya berkata: “Untuk waktu yang lama, penggunaan masing-masing merek berbeda, tetapi umumnya hingga 15 menit, jadi untuk memiliki masker, harus ada antiseptik yang dapat merangsang kulit.”

Semua orang Gunakan tiga kali seminggu.

Biasanya, selain penggunaan sprei, wanita sudah menerima tahap perawatan kulit dari krim pagi hingga krim malam. Orang dengan kulit kering seminggu sekali sudah cukup. Litya menyimpulkan: “Untuk wajah berminyak, dapat digunakan 2 hingga 3 kali seminggu, tetapi cukup jika dikeringkan seminggu sekali. Jika lebih dari satu kali, bahkan dapat menjadi mudah tersinggung.”

Tinggalkan Balasan