2020-07-25 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-Selama isolasi atau di rumah, kita tidak boleh lalai untuk terus membersihkan furnitur atau benda-benda di rumah dengan bakteri.

Gunakan itu setiap hari, tentu saja, tempat dan benda menimbulkan ancaman serius, terutama dalam kesehatan anggota keluarga. Jadi di mana tempat dan barangnya? Kutipan dari berbagai sumber dan daftar-helm-bagi mereka yang harus meninggalkan rumah karena alasan penting, harus ekstra hati-hati. Menurut automotivenet.com, helm itu awalnya adalah tempat berkumpulnya bakteri dan jamur, dan bahkan keringat yang dihasilkan oleh helm yang terbuat dari kain itu bahkan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Iklim tropis Indonesia juga merupakan penyebab keringat, sehingga pembersihan tidak diragukan lagi jarang menjadikannya tempat bagi bakteri Staphylococcus aureus, Staphylococcus aureus dapat menyebabkan kulit kepala gatal, ketombe, jerawat, luka dan kompleks lainnya. Infeksi kulit.

Sepatu

Meskipun sepatu ini nyaman digunakan, jarang dibersihkan, menjadikannya tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkumpul. Menurut sebuah studi bobo.grid.id, menurut seorang ahli mikrobiologi di Universitas Arizona, sekitar 421.000 bakteri ditemukan di bagian luar sepatu dan 2.887 bakteri ditemukan di bagian dalam sepatu. Bakteri atau bakteri yang menempel pada sepatu (termasuk sepatu kain) dapat menyebabkan bau apek.

Bakteri yang menempel pada bakteri juga berbeda, termasuk Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae dan Fusarium, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kaki bau. .

Karpet

Periode isolasi membuat objek ini lebih sering digunakan. Benda ini adalah karpet. Menurut laporan penelitian dari Bali Tribune, ternyata karpet itu lebih kotor daripada tempat duduk toilet. Karpet mengandung 200.000 bakteri per inci persegi. Meskipun dudukan toilet hanya berisi 50 jenis bakteri selain bakteri, banyak debu, tungau dan jamur disimpan di karpet, yang juga sangat berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, walaupun terlihat bersih, karpet harus dibersihkan secara teratur.

Tempat tidur dan sarung bantal perlu tidur

Jika tidak dibersihkan secara teratur, duo yang sering muncul di tempat tidur ini akan menyebabkan berbagai bakteri berkembang biak. Akumulasi kulit dan rambut mati membuat seprai dan sarung bantal berbau sangat cepat, ditambah dengan debu dan tungau, jika dua benda ini tidak dibersihkan secara teratur, mereka pasti akan membuatnya sangat berbahaya – diisolasi di sofa Selama periode ini, sofa menjadi lebih dan lebih umum digunakan untuk makan, berkumpul, tidur, dan bermain, sehingga sering digunakan untuk kegiatan di sofa. Tapi tahukah Anda jika sofa benar-benar sarang bakteri, terutama jika jarang dibersihkan?

Debu, serpihan makanan yang jatuh, dan kondisi sofa yang lembab bekerja sama, menjadikan tempat ini tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.

Karena itu, jangan khawatir tentang tempat dan benda yang akan ditempatkan. Tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak disarankan untuk dibersihkan secara teratur. Untuk perabot dan artikel di atas, silakan semprotkan semprotan antibakteri dan penyegar udara (seperti semprotan kain Stella), yang secara efektif dapat membunuh 99,9% bakteri yang menyebabkan jamur.

Karena MATI (formula deodoran), sejak semprotan pertama, semprotan bau apek dapat membunuh bakteri. Semprotan kain Stella juga mengandung benzalkonium klorida, garamnya telah diverifikasi oleh Badan Lingkungan Nasional (NEA) dan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai produk antibakteri dan antivirus – Semprotan kain Stella juga sangat aman untuk digunakan Itu terbuat dari air, sehingga tidak menyebabkan noda, dan tidak berbau sepanjang hari, sehingga tidak mengeluarkan bakteri dan bau apek.

Cukup geser kunci ke kiri atau kanan ke bottleneck dan semprotkan untuk membunuh 99,9% bakteri yang menyebabkan bau berjamur. Selain sofa, semprotan kain Stella juga dapat secara efektif membunuh bakteri pada gorden, helm, karpet dan berbagai furnitur dan barang-barang buatan kain lainnya. Dapatkan Stella Fabric Spray dengan harga diskon di toko resmi Godrej JD ID resmi, klik di sini.

Penulis: Firda Fitri Yanda / Penerbit: Dana Delani

Tinggalkan Balasan