2020-07-16 |  Lifestyle

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Didiet Maulana, seorang desainer terkenal dengan merek Ikat Indonesia, mempersembahkan sebuah karya baru dalam bentuk sajadah dengan pola tradisional Indonesia.

Didiet bekerja sama dengan Lasouk, merek Singapura yang ada, untuk produksi selimut doa kelas atas. Didit berharap bahwa selimut doa kelas atas dengan pola Indonesia dapat memberikan selimut doa dengan tema baru untuk menemani ibadah.

“Membuat selimut doa dengan pola yang membangkitkan tema pulau adalah fitur khusus yang akan membawa nilai pada produk terbaru kami,” rilis berita virtual Didiert pada Kamis (18/5/2020) Kata di pertemuan itu.

Karya kolaboratif Didier dan Rasok menunjukkan tiga model selimut doa, yaitu Doa Andjani. Mat, bantalan doa Ghalia dan bantalan doa Shabira, bantalan doa Andjani berwarna terakota, yang dapat membawa kehangatan dan menjelaskan kesuburan tanah Indonesia.

Baca: Imam Nahrawi meminta KPK menyeret Taufik Hidayat Nama: Ia juga tersangka korupsi

Baca: Kisah orang pertama di dunia yang memasuki ruang angkasa

Ada hiasan mirip tumpal di tengahnya Produk, mereka membuat orang menyeimbangkan kembali dan penuh harapan. – Selimut doa Ghalia kedua dengan campuran garis-garis coklat dan hitam d mewakili pesona bahari, dan pola ikat yang terus menerus melambangkan keimanan yang tulus.

– Pola ketiga selimut doa Shabira melambangkan langit senja di Indonesia, dilintasi oleh garis khatulistiwa ke garis khatulistiwa merah.

— Aksen yang dipilih untuk karya ketiga tersebar dalam bentuk pola yang terhubung, melambangkan harmoni dan persatuan di bawah cakrawala Indonesia.

Bekerjasama dengan Rasuk, Didier juga berharap bahwa selimut doa ini tidak hanya akan dijual tidak hanya di Indonesia tetapi juga di berbagai negara / daerah untuk memperkenalkan semakin banyak budaya Indonesia.

Baca: 9 Aktor dan aktor Korea ini menjadi orang yang berbakat: Lee Chong-ho, Park Chong-ki’s Park Ruijun

Baca: Berikut adalah 12 pasar di Jakarta yang telah diumumkan sebagai Covid-19 Clusters Distribution- “I Saya yakin dengan kualitas yang telah kami tunjukkan dalam kerja sama pertama. Terima kasih atas kerja sama kami, selimut doa ditujukan untuk pasar Indonesia dan akan dikatakan di Didit. Rencananya adalah rangkaian produk ini akan berada di negara-negara yang telah menerima banyak selimut doa Lasouk. / Penjualan regional, seperti Singapura, Malaysia, dan Uni Emirat Arab (UEA). — “Pendiri Heikal dan Nadja mengatakan:” Kolaborasi ini membuktikan hubungan kami sebagai perusahaan global. Didiet telah bekerja sama dengan perusahaan Singapura , Dan menunjukkan karyanya kepada konsumen di Malaysia, Singapura, Dubai dan Eropa.

Tinggalkan Balasan