2020-07-16 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM di Jakarta-Tren ruang kerja bersama dan peningkatan jumlah milenium yang menempati berbagai sektor ketenagakerjaan telah menyebabkan tingginya permintaan akan kehidupan, terutama di kota-kota besar. Asrama atau menyewa rumah agar dekat dengan tempat kerja.

Tapi baru-baru ini, ada tren baru hidup bersama, yaitu hidup atau menyewa rumah dengan beberapa teman sekaligus. Sekarang, di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, orang semakin cenderung mengadopsi konsep hidup bersama.

Di kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Medan dan Bandung di Indonesia, ada juga kecenderungan untuk hidup bersama.

Konsep hidup bersama dapat mengatasi tingginya harga pembelian apartemen, yang belum tentu merupakan biaya yang terjangkau untuk pekerja generasi Y di kota-kota besar.

Salah satu peserta dalam bisnis ini adalah Flokq. Startup ini mengelola puluhan ribu kamar sewaan, yang berlokasi di lokasi strategis di Jakarta.

Baca: Sindeli Propertindo siap untuk menyelesaikan proyek Superblock Jkt Living Star tepat waktu

CEO Flokq Anand Janardhanan sedang dalam diskusi segera pada hari Kamis, 7 Mei 2020, melalui aplikasi Zoom Tribunnews, menunjukkan bahwa Jakarta adalah Pasar escrow potensial.

“Ada sekitar 5 juta pekerja profesional dalam generasi milenial yang perlu hidup. Sebagian besar dari mereka hidup, katanya.

Dia mengatakan bahwa pergantian ini di Indonesia cukup mengesankan, mencapai 6 miliar dolar AS per tahun.

Baca: Lion Air Group akan mulai terbang lagi mulai 10 Mei 2020

Tinggalkan Balasan