2020-07-12 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-Tidak hanya untuk penggemar, tetapi juga harus mendengar nama Brompton dengan keras atau setidaknya dengan keras di telinga jenis pengendara sepeda lainnya. Penetrasi harga yang tidak masuk akal menjadi perhatian publik.

Beberapa ekonom percaya bahwa situasi ini disebabkan oleh permintaan yang kuat dan pasokan yang tidak mencukupi, yang mempengaruhi harga jual.

Beberapa orang berpikir bahwa fluktuasi harga disebabkan oleh tren terbesar dan kebutuhan kredibilitas kelompok konsumen tertentu di Indonesia.

Namun, selain itu, orang-orang biasa pasti akan meragukan keuntungan dari Brompton yang mahal ini dibandingkan dengan sepeda lainnya. Apakah ini benar? Untuk model standar Brompton di pasar Indonesia, dalam keadaan normal, setiap model berharga antara 25 juta hingga 50 juta rupee, tergantung pada modelnya. -Namun, di Indonesia, kenyataannya, banyak sepeda lipat dengan harga lebih tinggi juga beredar di pasaran.

Jadi mengapa Bloomton begitu menakutkan?

Banyak orang menjawab bahwa ketika sepeda Brompton disandingkan dengan sepeda motor Harley-Davidson besar, perhatian publik terhadap merek meningkat, dan masih ada periode waktu ketika penyelundupan dari Garuda Indonesia. -Jadi, kembali ke pertanyaan semula, motor ini pertama kali dirancang pada 1979, apa spesialisasi?

Tinggalkan Balasan