2021-01-21 |  Lifestyle

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Industri fashion merupakan salah satu sektor industri yang padat karya, dan ekosistemnya terkena pandemi.

Saat ini UMKM di industri fashion telah mengalami transformasi dan jenisnya bermacam-macam, mulai dari pengrajin tekstil tradisional hingga direktur konsumer Bank BRI Handayani dalam siaran persnya, Jumat (8 Juli 2020): “Saat ini Situasi ini membutuhkan inovasi untuk membantu industri fashion terus bertahan. ā€¯Fakta tersebut mendorong Bank BRI meluncurkan Nusantara fashion plan. The 2020 Festival (NUFF) adalah acara virtual fashion pertama dan terbesar di Indonesia, bekerja sama dengan lebih dari 300 UMKM dan pegiat dari industri fashion.

NUFF 2020 akan diselenggarakan mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2020. Desainer, brand dan UMKM dalam virtual fashion show dengan hasil karya 75 fashion people, lebih dari 50 pembicara dan produk kolaborasi khusus dari desainer dan brand lokal dalam lelang amal di kuliah mode. Jadi alat promosi sekaligus membantu menjual produk lokal buatan Indonesia, “ucap Handayani.

Baca: Saat pandemi Covid-19, masker fashionable marak, dan minat anak muda Jepang

Baca : Kasus pemerkosaan yang viral di Bintaro: pelaku korban terorisme- “NUFF 2020 akan menjadi ruang bagi pelaku industri fashion dan kreatif serta UMKM untuk menampilkan kualitasnya,” kata Handayani. Bagi pelaku industri kreatif, Ini merupakan langkah awal yang positif, mereka dapat menciptakan peluang dan optimisme dalam berkarya, serta mengajak masyarakat untuk mendukung gerakan kebanggaan bangsa Indonesia. -CEO Samara Media & Entertainment Ben Soebiakto mengatakan bahwa NUFF 2020 merupakan festival mode virtual pertama dan terbesar di Indonesia. Teknologi inovasi digital terkini akan dipamerkan .— “Diusulkan pula konsep platform online terintegrasi ecosys dari real-time streaming hingga e-commerce, yang dapat digunakan sebagai platform bagi UMKM dan UMKM. Peserta di industri fashion. Tahu, bekerjasama dan tumbuh, “ujarnya.

Tinggalkan Balasan