2021-01-21 |  Lifestyle

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Tak mudah bagi anak Indonesia untuk menjalani masa transisi normal baru saat ini. Pada Mei 2020, tercatat 584 anak dinyatakan positif Covid-19 dan 14 di antaranya meninggal. -Selama periode ini, per tanggal 15 Juni, sebanyak 3.064 anak dan 28 anak meninggal. Penyebaran virus di masa transisi ke anak normal baru. Demikian banyak pedoman dan kesepakatan kesehatan yang telah disosialisasikan oleh pemerintah dan IDAI. Kesehatan masa transisi normal yang baru sangatlah penting. Untuk itu, Anda perlu melindungi bagian dalam dan luar tubuh Anda sesuai dengan peraturan kesehatan yang direkomendasikan oleh IDAI. Orang tua juga dapat mendukung kesehatan luar anaknya dengan terus mengingatkan anaknya untuk menjaga jarak, selalu memakai masker, dan sering mencuci tangan. . Ia menjelaskan: “Ini adalah kegiatan yang sangat dianjurkan.” “Kebiasaan anak-anak yang tidak aktif berolahraga, sedikit olah raga dan sedikit penyamakan akan ditunda hingga dewasa. Ia melanjutkan:“ Jika situasi ini terus dibiarkan, itu akan terjadi pada anak-anak. Berbagai penyakit. Bacaan: Akal Sehat Baru, Produsen Perhiasan Hartadinata Abadi Siapkan Inovasi Saluran Digital-Ia mengatakan bahwa tubuh anak juga perlu menjaga nutrisi yang ada di dalam tubuh, yaitu dengan memberikan nutrisi yang cukup dan bergizi serta vitamin yang cukup untuk menjaga kesehatan anak. Keseimbangan gizi agar anak dapat tetap aktif dalam kesehariannya.

# MovementTanganABC

Kalbe Consumer Health Dr. Helmin Agustina Silalahi mengatakan: #GerakanTanganABC salah satunya juga mengimbau anak agar mendapatkan kecukupan dan Asupan gizi yang seimbang untuk melindungi tubuhnya dari dalam ke luar. Anak-anak Indonesia memiliki kandungan vitamin E yang tinggi.

“Dengan begitu, mereka bisa tetap aktif dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat, dan mereka juga bisa berada dalam masa transisi baru yang normal ini. tetap sehat. Dr. Helmin ..

Direktur Kesehatan Konsumen Kalbe Feni Herawati mengatakan Sakatonik ABC merupakan produk multivitamin untuk anak dan mengajak anak Indonesia untuk mengikuti #GerakanTanganABC.

“Mengundang #GerakanTanganABC adalah komitmen kami untuk membantu anak-anak Indonesia agar tetap aktif dan memiliki daya tahan yang kuat. Anak-anak dapat terus menggunakan metode eksplorasi ini sembari mengalami masa transisi normal baru sembari mengajak anak-anak dari luar Dan lindungi tubuh Anda secara internal, “kata Feni Herawati.

Tinggalkan Balasan