2021-01-20 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-Indonesia yang berada di ambang resesi ekonomi, melakukan empat hal tersebut dapat menjaga kelancaran dan kesehatan keuangan keluarga.

Menteri Keuangan Sri Mulyani secara langsung berbicara tentang resesi ekonomi pada bulan September.

Hal ini dilakukan agar resesi ekonomi tidak merugikan keuangan keluarga.

GridHITS.id dari kompas.com melaporkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali mengisyaratkan pertumbuhan ekonomi akan negatif untuk tahun ketiga ke depan. Koin 25 sen. Alhasil, pertumbuhan ekonomi akan berkontraksi dua kali berturut-turut, karena pada kuartal II, kinerja ekonomi Indonesia mencatat kontraksi negatif 5,23%.

Oleh karena itu, RI secara teknis termasuk dalam definisi resesi. Sri Mulyani mengatakan perekonomian pada triwulan III mendatang berada di antara -2,9% hingga -1,1%.

Selain itu, Menteri Keuangan negara juga menyatakan beban APBN yang menopang kinerja perekonomian Indonesia sangat tinggi. Ini sulit. -Ini karena pada akhir Agustus, utang pemerintah baru mencapai Rp 693 triliun. -Di sisi lain, ketika pemerintah mengeluarkan banyak uang, penerimaan negara juga mendapat tekanan dari pengeluaran publik untuk meningkatkan kinerja perekonomian. -Halaman berikutnya — >>>

Tinggalkan Balasan