2021-01-08 |  Lifestyle

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Saat kita berbincang dengannya, pernahkah Anda melihat tanda-tanda bahwa si kecil tidak menyukainya?

Hal ini terjadi ketika orang tua suka berdebat dengan kata “apa yang ibu atau ayah ingin katakan”.

Bahkan anak-anak biasanya takut. Mengapa?

Kekhawatiran ini disebabkan fakta bahwa subjek percakapan biasanya membahas nilai sekolah, kesalahan, atau beberapa hal yang membuat stres, bahkan jika orang tua ingin bersantai.

Saskhya Prima, psikolog dari tiga generasi, menyebutkan bahwa stres akibat ajakan ngobrol orang tua pada anak berkurang. Orang tua harus mulai dengan sesuatu yang menarik. -Mengundang anak-anak untuk mengatakan bagaimana perasaan mereka atau apa pun yang membuat mereka bahagia, tertekan, atau sedih hari itu. — Baca: Banyaknya Artis dan Artis Penganggur, Ide Pembuatan Film dan Sinetron Bertema Covid-19 Disambut Satgas-Membaca: Rasakan Eksistensi Semangat Sejak Kecil, Syifa Hadju Mengalami Misteri Melalui Komunikasi Hal- “Ngobrol, jangan minta PR, coba saja ubah pertanyaan Anda menjadi: Bagaimana perasaan Anda hari ini, apakah Anda merasa tidak nyaman?” Kata Saskhya saat siaran langsung Instagram dengan @agnesmarlita, Rabu. 6/6/2020) .

Penasaran dengan keadaan emosi anak yang juga sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak, karena anak akan merasa didengarkan, dan bagi balita akan mengenal berbagai jenis Perasaan .

Membaca: Jangan salah hitung, berat badan bertambah, begini cara membaca kandungan gizi kemasan makanan

Bacaan: Roy Kiyoshi dan Dwi Sasono sama-sama dikirim ke RSKO, bagaimana dengan pengobatannya? –Beri anak kecil cara yang menyenangkan, seperti menunjukkan perasaannya dengan menunjuk ekspresi wajah untuk membuat mereka merasa bahagia Ketahui apakah ekspresi wajah senang, bosan atau marah.

“Kalau sedang bad mood tanyakan apa yang ingin mereka dengar, dengarkan saja, karena kami ingin anak mencatat” Engkau tidak perlu langsung menunjukkan perasaan ini (bagaimana cara menghadapinya) “, kata Saskhya

Setelah anak Anda merasa nyaman, penting bagi dia untuk mulai membahas topik yang ingin Anda bicarakan, tetapi jika Anda ingin mengatakan sesuatu, biasakan untuk tidak memulai dengan “Jadi saya beri tahu Anda tentang sekolah dulu” Nanti kita buka tanggal lain, jadi perubahan ini tidak hanya membuat sebagian orang ingin bicara, tapi juga membuat orang terhubung, kata Sasya.

Tinggalkan Balasan