2020-12-29 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi, sebagian besar kegiatan dilakukan setelah adanya kebijakan pembatasan sosial massal (PSBB) yang bertujuan untuk memprediksi penyebaran COVID-19.

Oleh karena itu, diperlukan kreativitas orang tua untuk menghasilkan ide-ide baru yang dapat merangsang potensi anak.

Anna Surti Ariani, psikolog anak dan keluarga Universitas Indonesia (UI), mengutip kompas.com mengatakan, setidaknya ada lima anak potensial yang bisa diasah.

Lima potensi tersebut adalah berpikir kreatif, membantu tumbuh kembang, supel, mandiri dan percaya diri .

Lima potensi anak tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal di rumah. Misalnya mengajak anak bermain origami, mewarnai atau kegiatan lain yang dapat meningkatkan kreativitas.

Bahkan setelah mereka menyelesaikan permainan, undang anak-anak untuk mengambil mainannya.

Membaca: Nasihat dari Covid- Ketika 19 orang yang selamat mengajari anak-anak mereka memakai topeng-mereka juga mengajari anak-anak mereka memakai pakaian sendiri dan melibatkan mereka dalam persiapan sekolah.

Guna meningkatkan potensi anak, Danone Special Nutrition Indonesia (Danone SN Indonesia) mengajak para orang tua untuk mengikuti lomba video blog bertema “Potensi Prestasi Keturunan” melalui brand SGM Eksplor dan Indomaret. Sejak pandemi, Danone Indonesia Indonesia telah berkomitmen untuk mendukung upaya orang tua dalam menjaga tumbuh kembang anak melalui pemberian nutrisi dan stimulasi di rumah. Widianto Juwono, sales manager Danone Special Nutrition (SN), Indonesia, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Untuk merangsang anak-anak dengan bersaing memperebutkan potensi generasi maju dalam tender.”

Lomba vlogging generasi potensial Maju mengajak para orang tua untuk mengajak anak-anak mereka berbicara Ambisi dan keinginan sendiri.

Tinggalkan Balasan