2020-12-28 |  Lifestyle

Reporter Tribunnews.com Jakarta Apfia Tioconny Billy melaporkan——TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Ada mitos yang beredar di masyarakat yang menyarankan agar anak tidak sering diambil oleh ibunya. Besar kecilnya anak tidak bisa dipisahkan dari ibunya, yaitu menjadi anak dari ibu.

Sebenarnya psikolog Siti Sa’diah Syam Psi (Siti Sa’diah Syam M.Psi) menyatakan bahwa seorang ibu, baik itu pelukan, pelukan atau digendong oleh orang tua, anak sangat membutuhkannya.

Khususnya pada anak yang lebih besar, mereka harus rajin dalam pelatihan dan stimulasi selama nol sampai tiga bulan, karena pada saat memperhatikan anak memakainya terdapat keterkaitan antara anak dengan orang tua.

Bacaan: Mengatasi mual pada anak dan ibu hamil

“Anak usia nol sampai tiga bulan sangat senang memeluknya tanpa mencium bau tangan, yang baik untuk perasaan (Anak 0 sampai 3 bulan) Vo When You Saat berinteraksi dengan anak, kita juga bisa melatih visual effect anak bayi, lihat dulu matanya, ”kata Siti dalam webinar di Eka Hospital, Senin (6/7/2020).

Kemudian sambil menggendong anak-anak, mereka juga diajak untuk ikut berpidato agar anak-anak dapat mengetahui suara orang tuanya. Ketika anak-anak mengetahui suara orang tuanya, mereka juga merasa aman.

Bacaan: Psikolog mengatakan: “Perbedaan usia dan pengaruhnya terhadap kualitas pernikahan-meskipun seorang anak lahir, bayi dipersilakan untuk bernyanyi dan bercerita. Mereka tidak bisa menjawab, tetapi mereka tahu bahwa, orang terdekat ibuku membuatnya Merasa nyaman, ”kata Siti. ——Jaman keemasan dari nol hingga dua juga sangat membutuhkan perhatian orang tua. Jika memungkinkan, jangan menyiksa anak ketika anak mulai menunjukkan ketidaknyamanan (seperti menangis).

Bahkan jika Anda tidak dapat menghabiskan 24 jam dengan anak Anda karena pekerjaan, pastikan untuk bersenang-senang dengan anak Anda saat Anda pulang.

“N’Jangan abaikan anak-anak, jangan Siti menyimpulkan:” Meski begitu, kamu tidak bisa mengatakan itu. Bahkan jika kamu tidak bisa karena masalah pekerjaan, pastikan untuk bersenang-senang dengan anak-anakmu. “

Tinggalkan Balasan