2020-12-26 |  Lifestyle

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Budi Setiyadi, Direktur Departemen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, mengatakan pengendara sepeda bisa memilih menggunakan helm dan sayap.

Ia mengatakan bahwa penggunaan helm di jalan umum tidak wajib. Namun untuk menjamin keamanan sepeda, masyarakat tentunya bisa menggunakan helm.

“Lalu untuk spatbor sesuai aturan, sepeda tertentu (seperti balap, gunung, dan sepeda lainnya) tidak termasuk helm,” kata Budi Setiyadi. Dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2020), ia juga mengungkapkan, isu keselamatan pengendara sepeda jalan raya pada pukul 59.2020 dapat segera diimplementasikan di tingkat kota dan masyarakat. Budi Setiadi mengatakan: “Kementerian Perhubungan telah merumuskan regulasi baru untuk pengendara sepeda.” Kami berharap peraturan ini segera diterapkan di tingkat kabupaten dan kota sehingga fasilitas penunjang bagi pengendara sepeda juga dapat segera digunakan. . “Setiyadi juga membeberkan fasilitas terkait. Itu adalah tempat parkir sepeda, bukan hanya tempat, tapi juga tempat parkir.

“ Tempat parkir sepeda ini harus bisa diakses oleh pengendara sepeda, dan lokasinya tidak boleh. Terlalu jauh, hal ini akan merangsang minat masyarakat. Orang Budi Setiyadi (Budi Setiyadi) kata.

Berkat sore nomor 59 tahun 2020, lanjut Budi berharap hal ini dapat meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan sepeda sebagai alat transportasi untuk kegiatan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan