2020-12-19 |  Lifestyle

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Industri fashion merupakan salah satu sektor industri padat karya, dan ekosistem yang terkena pandemi sangat besar.

Saat ini UMKM di industri fashion sudah bertransformasi, dan jenisnya bermacam-macam, mulai dari pengrajin tekstil tradisional hingga pengrajin tradisional. Direktur Konsumer Bank BRI Handayani dalam siaran persnya, Jumat (8 Juli 2020): “Situasi saat ini membutuhkan inovasi untuk membantu industri fashion terus bertahan.” – Fakta ini mendorong Bank BRI meluncurkan Nusantara fashion plan. Festival virtual fashion event 2020 (NUFF) terbesar di Indonesia bekerja sama dengan lebih dari 300 UKM dan aktivis di industri fashion.

NUFF 2020 dihadiri dari 1 hingga 31 Agustus 2020, menampilkan 75 jenis fashion Desainer, merek, dan UMKM berpartisipasi dalam peragaan busana virtual, dan lebih dari 50 pembicara mode serta produk kolaboratif khusus dari desainer dan merek lokal berpartisipasi dalam lelang amal.

“Partisipasi UMKM dalam acara ini harus menjadi sarana promosi, Handayani mengatakan:“ Sekaligus juga membantu menjual produk lokal buatan Indonesia. Bintaro: Pelaku Korban Teroris- “NUFF 2020 akan menjadi ruang bagi pelaku industri fashion dan kreatif serta UMKM untuk menampilkan kualitasnya.” Kata Handayani.

“Ini menjadi batu loncatan bagi masyarakat dalam ekonomi kreatif Langkah positif pertama adalah menciptakan peluang dan optimisme dalam berkarya, serta mengajak masyarakat untuk mendukung gerakan kebanggaan bangsa Indonesia. ”Mereka juga memperkenalkan konsep ekosistem online yang terintegrasi dari real-time streaming hingga e-commerce. Dapat digunakan sebagai wadah bagi pelaku UMKM dan industri fashion. Tahu, bekerjasama dan tumbuh, “ujarnya.

Tinggalkan Balasan