2020-12-18 |  Lifestyle

Reporter Tribunnews.com Laporan Apfia Tioconny Billy-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ketua Pokja Perlindungan Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Eva Devita Harmoniati SpA (K) kembali mengingatkan agar Anda menghindari diskusi seksual dengan anak. Pendidikan seks bukanlah sesuatu yang harus dihindari. Padahal, orang tua perlu melakukan pengaturan karena masih tabu membicarakannya di masyarakat saat ini. Eva melakukan live Instagram exchange dengan IDAI pada Selasa (18/8/2020).

Jika orang tua menghindari pembicaraan tentang masalah seksual, mereka mungkin mencari sumber lain, dan bahayanya adalah mencari di situs porno. Pada saat yang sama, mereka juga dibatasi oleh agama, sehingga anak tidak hanya bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri, tetapi juga atas kepercayaannya sendiri. Kata orang tua, biarlah anak tidak mencari sumber lain, “kata Dr. Eva.

Selanjutnya, ketika anak mengajukan pertanyaan kunci tentang pendidikan seks, hendaknya juga memberi kesempatan kepada mereka untuk mendiskusikan pandangannya atas pertanyaan yang diajukan. — Selanjutnya, jika pemahaman anak tentang seksualitas salah, mohon terus terang agar anak dapat berdiskusi tentang masalah seksual dengan orang tua di kemudian hari.

“Jika ada pertanyaan kunci seperti ini, pertama-tama kita harus bertanya pada diri sendiri : “Apa pendapatmu?” Dr. Eva menyimpulkan, “Saya hanya berpikir hal itu perlu dijelaskan dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh anak-anak.”

Tinggalkan Balasan